Jenis Jenis Angin

GEOVOLCAN.com – Hai Sahabat Geo kali ini mari belajar tentang jenis jenis angin, Secara pengertian angin merupakan udara yang bergerak dari daerah bertekanan tinggi ( maksimum) ke daerah bertekanan rendah (minimum). Besarnya kecepatan angin dapat diukur dengan alat yang dinamakan anemometer.

Angin Tetap

angin yang bertiup sepanjang tahun. Angin tetap dibedakan menjadi berikut:

1) Angin barat

angin yang bertiup dari daerah maksimum sub tropis (300) ke minimum sub kutub (lintang 600), baik lintang utara maupun lintang selatan.

2) Angin timur

angin dingin yang bergerak dari maksimum kutub (900) ke arah minimum sub kutub (600) baik lintang utara maupun lintang selatan.

3) Angin pasat

angin tetap yang berasal dari daerah tekanan maksimum subtropics (300-400 LU/LS) menuju kearah daerah tekanan minimum equator (katulistiwa). Angin pasat meliputi :

  • angin pasat di belahan bumi utara disebut angin pasat timur laut, dan
  • angin pasat di belahan bumi selatan disebut angin pasat tenggara.

Di sekitar katulistiwa , kedua angin pasat ini bertemu. Karena temperatur di daerah tropis selalu tinggi, maka massa udara tersebut dipaksa naik secara vertikal (konveksi). Daerah pertemuan kedua angin pasat tersebut dinamakan Daerah Konvergensi Antar Tropik (DKAT).

DKAT ditandai dengan temperatur selalu tinggi. Akibat kenaikan massa
udara ini , wilayah DKAT terbebas dari adanya angin topan. Akibatnya
daerah ini dinamakan daerah Doldrum (wilayah tenang).

4) Angin anti pasat

pada ketinggian tertentu massa angin pasat naik secara vertikal kembali bergerak mendatar kearah wilayah subtropis. Angin anti pasat bergerak meninggalkan katulistiwa menuju daerah maksimum subtropis.

Pusat-pusat Tekanan Udara dan Sistem Angin Tetap di bumi
Sumber : Geo media

Angin muson atau angin musim

Angin muson atau angin musim adalah angin yang bertiup atau berhembus secara periodic setiap setengah tahun sekali berganti arah.

Angin muson barat laut terjadi Antara Oktober- April, dengan letak matahari berada di belahan bumi selatan terutama Australia lebih banyak menerima panas matahari , sehingga suhu disana lebih tinggi (tekanan udara rendah). Sedangkan suhu di benua Asia rendah (tekanan udara tinggi). Angin bergerak dari Asia ke Australia, sehigga Indonesia terjadi musim penghujan karena di perjalanannya banyak membawa uap air.

Angin Musim Barat dan Angin Musim Timur

Angin muson timur laut terjadi Antara April-Oktober.Pada periode ini matahari berada pada belahan bumi bagian utara, terutma bagian Asia yang banyak menerima pemanasan matahari, akibatnya suhu di benua Asia tinggi (tekanan udara rendah) sedangkan di benua Australia rendah (tekanan udara tinggi). Angin bergerak dari Australia menuju Asia, sehingga di Indonesia terjadi musim kemarau karena dalam perjalananya sedikit membawa uap air.

Angin lokal

1.Angin darat dan angin laut

Pada malam hari, suhu udara di daratan lebih cepat dingin sehingga tekanan udara di atas daratan tinggi (maksimum). Sementara itu suhu udara di lautan lambat dingin sehingga tekanan udaranya rendah (minimum), sehingga angin bergerak dari daratan menuju ke laut disebut dengan angin darat. Sebaliknya pada siang hari, terjadi pergerakan udara dari laut menuju darat disebut angin laut.

Angin darat dan laut

2. Angin lembah dan angin gunung

Angin lembah adalah angin yang bertiup dari lembah menuju lereng gunung yang terjadi di siang hari. Sementara angin gunung adalah angin yang bertiup dari puncak gunung menuju lembah , terjadi pada malam hari.

Angin lembah dan gunung

3. Angin fohn (angin jauh)

Angin Fohn merupakan angin yang sifatnya jatuh atau turun, kering dan panas. Hal ini karena uap air yang dibawa telah diturunkan sebagai hujan di lereng gunung yang berhadapan dengan arah datangnya angin.

Angin Fohn

Angin fohn memiliki nama yang berbeda-beda di banyak daerah. Beberapa angin fohn yang bertiup di Indonesia sebagai berikut.

  • Angin Brubu terdapat di Sulawesi Selatan.
  • Angin Bohorok terdapat di Deli, Sumatra Utara.
  • Angin Kumbang terdapat di Cirebon, Jawa Barat.
  • Angin Gending terdapat di Pasuruan dan Probolinggo, JawaTimur.
  • Angin Wambrau terdapat di Papua.

4. Angin yang Bersifat Dingin.

  • Angin Mistral.
    Angin ini berasal dari pegunungan menuju ke dataran rendah di pantai. Sebagai contoh angin yang bertiup di pantai Laut Tengah, selatan Prancis.
  • Angin Bora.
    Angin bora bertiup di wilayah Balkan. Angin ini turun dari dataran Tinggi Balkan ke Pantai Istria dan Albania.

Angin Siklon dan Anti Siklon

Daerah depresi adalah daerah yang bertekanan minimum dikelilingi oleh daerah yang bertekanan maksimum. Di daerah tersebut garis-garis isobarnya tertutup dan verbal atau ketinggian tekanan udara memusat. Akibatnya terjadi gerakan angin berputar memusat yang disebut dengan angin siklon. Sebaliknya, daerah kompresi yaitu daerah yang bertekanan maksimum dikelilingi oleh daerah yang bertekanan minimum.

Pada daerah ini, angin berputar dengan arah yag keluar disebut dengan angin antisiklon. Arah gerakan kedua jenis angin tersebut sesuai dengan hukum Buys Ballot.

Perbedaan Angin siklon dan anti siklon

Sekian materi tentang jenis jenis angin semoga bermanfaat, kunjungi kami di channel geo volcan di youtube untuk dapat materi seputar geografi.

Avatar
Sebuah website guru geografi untuk berbagi materi Geografi untuk SMA/MA untuk kelas 10, 11, 12 dan Umum.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.