Produk dari penginderaan jauh secara garis besar dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu citra foto dan non foto. Citra foto disebut juga foto udara yang proses perekamanya menggunakan kamera dengan wahana pesawat.

Sedangkan citra non foto lebih dikenal dengan citra satelit yang proses perekamannya menggunakan sensor non kamera dengan sistem penyiaman (scaning) yang menggunakan wahana satelit. Perbedaan karakteristik keduanya sebagaimana Tabel di bawah ini.

Variabel pembedaCitra FotoCitra Non Foto
SensorKameraNon Kamera, mendasarkan atas penyiaman (scanning)
DetektorFilmPita Manetik, termistor, foto konduktif, dsb
Proses PerekamanFotografi/kimiawiElektronik
Mekanisme prekamanSerentakParsial
Spektrum ElektromagnetikSpektrum tampak dan perluasannyaSpktral tampak dan perluasannya, termal, dan gelombang mikro
WAHANA  
OBJEK: AIR VEGETASI AWAN PERMUKIMAN  

Baca Materi Penginderaan Jauh Lengkap

Berdasarkan diatas, citra foto proses perekamannya menggunakan sensor kamera, detektor film (sekarang digital), proses perekaman kimiawi (digital) dengan mekanisme perekaman serentak dan spektrum elektromagnetik menggunakan spektrum tampak yang relatif pendek. Citra satelit non foto  proses perekaman menggunakan sistem penyiaman (scanning), detektornya menggunakan pita magnetik, termistor, foto konduktif, perekaman elektromagnetik, mekanisme perekaman parsial, dan spektrum elektromagnetik spektral tampak dengan perluasan termal, dan gelombang mikro.

Baca juga : Manfaat SIG untuk sumber daya alam