Mengapa Indonesia Berpotensi bencana – Indonesia sebagai Negara kepulauan sangat kaya dengan ragam bentang alam, terdiri dari 17.504 pulau, luas daratan 1.904.413 km2, luas laut 3.290.000 km2, panjang garis pantai lebih dari 80.000 km, Zone Ekonomi Ekslusif 2,7 juta km2.
Secara astronomi terletak antara 60 LU-110 LS dan 950-1410BT, seper enam dari panjang garis ekuator bumi dan memiliki palung laut. Indonesia memiliki karakteristik geografis yang unik, yakni negara kepulauan terluas di dunia, letaknya diapit oleh dua benua dan dua samudra, di tengah-tengah dilalui garis khatulistiwa, memiliki garis pantai yang panjang, pertemuan tiga lempeng tektonik, pertemuan dua sistem pegunungan dunia yang dikenal dengan cincin api (ring of fire).
Karakteristik wilayah indonesia seperti ini menyebabkan kondisi geologis, geomorfologis, klimatologis, dan antropogenik memiliki keuntungan seperti sumberdaya alam yang kaya, serta jumlah penduduk yang besar, beragam etnik dan budaya serta dalam kondisi starata sosial yang variatif. Di sisi lain kondisi itu mengakibatkan Indonesia berpotensi sering mengalami bencana alam yang dapat menimbulkan dampak merusak yang menimbulkan kerugian besar baik jiwa maupun harta benda.
Selengkapnya coba baca Mengapa Indonesia Berpotensi bencana : Materi Geografi Bencana Alam
Definisi Bencana
Definisi Bencana Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana menyebutkan definisi bencana sebagai berikut:
Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
Definisi tersebut menyebutkan bahwa bencana disebabkan oleh faktor alam, non alam, dan manusia. Oleh karena itu, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tersebut juga mendefinisikan mengenai bencana alam, bencana nonalam, dan bencana sosial.
Macam-macam kebencanaan
Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.
Bencana nonalam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa nonalam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit.
Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antarkomunitas masyarakat, dan teror.
Kejadian Bencana adalah peristiwa bencana yang terjadi dan dicatat berdasarkan tanggal kejadian, lokasi, jenis bencana, korban dan/ataupun kerusakan. Jika terjadi bencana pada tanggal yang sama dan melanda lebih dari satu wilayah, maka dihitung sebagai satu kejadian.
Baca juga: Tingkat Isyarat Gunung Berapi Di Indonesia





