PENGERTIAN GEOGRAFI PERTANIAN

Geografi Pertanian1034 Dilihat

Pengertian Geografi Pertanian adalah cabang geografi yang berhubungan dengan bidang budidaya tanah dan pengaruh budidaya seperti pada lanskap fisik. Geografi pertanian Studi pola spasial dalam kegiatan pertanian. tema utama termasuk variasi dalam kegiatan pertanian dalam biomes utama, penetapan batas wilayah pertanian, studi pertanian sebagai suatu sistem, dan klasifikasi sistem pertanian, biasanya dengan mengacu pada istilah: intensif / ekstensif; komersial / subsisten; pergeseran / menetap dan pastoral / subur / campuran. Beberapa ahli geografi pertanian prihatin dengan cara di mana perubahan sistem pertanian dengan tingkat perkembangan.

Sejarah Pertanian

Melihat Sejarah pertanian merupakan bagian dari sejarah kebudayaan manusia. Pertanian muncul ketika suatu masyarakat mampu untuk menjaga ketersediaan pangan bagi dirinya sendiri. Pertanian memaksa suatu kelompok orang untuk menetap dan dengan demikian mendorong kemunculan peradaban. Terjadi perubahan dalam sistem kepercayaan, pengembangan alat-alat pendukung kehidupan, dan juga kesenian akibat diadopsinya teknologi pertanian. Kebudayaan masyarakat yang tergantung pada aspek pertanian diistilahkan sebagai kebudayaan agraris.

  • Sebagai bagian dari kebudayaan manusia, pertanian telah membawa revolusi yang besar dalam kehidupan manusia sebelum revolusi industri. Bahkan dapat dikatakan, revolusi pertanian adalah revolusi kebudayaan pertama yang dialami manusia.
  • Agak sulit membuat suatu garis sejarah pertanian dunia, karena setiap bagian dunia memiliki perkembangan penguasaan teknologi pertanian yang berbeda-beda. Di beberapa bagian Afrika atau Amerika masih dijumpai masyarakat yang semi-nomaden (setengah pengembara), yang telah mampu melakukan kegiatan peternakan atau bercocok tanam, namun tetap berpindah-pindah demi menjaga pasokan pangan. Sementara itu, di Amerika Utara dan Eropa traktor-traktor besar yang ditangani oleh satu orang telah mampu mendukung penyediaan pangan ratusan orang.
  • Zaman Mesopotamia yang merupakan awal perkembangan kebudayaan, merupakan zaman yang turut menentukan sistem pertanian kuno. Perekonomian kota yang pertama berkembang di sana dilandaskan pada teknologi pertanian yang berkiblat pada kuil-kuil, imam, lumbung, dan juru tulis.
  • Tulang punggung pertanian terdiri dari tanaman-tanaman yang sekarang masih penting untuk persediaan pangan dunia: gandum dan barlai, kurma dan ara, zaitum dan anggur. Kebudayaan kuni dari Mesopotamia – Sumeria, Babilonia, Asiria, Cahldea – mengembangkan pertanian yang bertambah kompleks dan terintegrasi. Reruntuhan menunjukkan sisa teras-teras, taman-taman dan kebun-kebun yang beririgasi. Emapt ribu tahun yang lalu saluran irigasi dari bata dengan sambungan beraspal membantu areal seluas 10.000 mil persegi tetap ditanami untuk memberi pangan 15 juta jiwa. Pada tahun 700 SM sudah dikenal 900 tanaman.

RUANG LINGKUP GEOGRAFI PERTANIAN

Pengkajian dalam Geografi Pertanian ialah mengkaji aktivitas pertanian dalam konteks ruangan. 

  • lokasi secara keseluruhan 
  • kandungan aktivitas-aktivitas
  • Tanaman dan Ternakan > Benih, ladang , buruh, jentera, dll. 
  • Pola ruangan
  • fenomena atau hubungan manusia dan alam sekitar fisikal.

Baca juga : Materi Ruang Lingkup Geografi

Tugas utama dari setiap penyelidikan dalam geografi pertanian adalah:

  • untuk mengukur karakteristik pertanian (untuk menjalin hubungan melalui metode statistik), dan
  • untuk memetakan distribusi spasial mereka, yaitu, tingkat konsentrasi dan diversifikasi.

Geografi pertanian meliputi cakupan kegiatan pertanian dan variasi dalam waktu dan ruang. Perhatian utama Geografi pertanian adalah dengan variasi spasial dalam distribusi entitas pertanian dan penyebab variasi. Dengan kata lain, perhatian utamanya adalah untuk menunjukkan distribusi penyebab, efek distribusi, dan distribusi hubungan sebab-akibat.

Sekian sedikit pembahasan tentang pengertian geografi pertanian ikuti kami di kanal youtube geo volcan