Kamu Jomblo? Nggak Papa, Jomblo Juga Bisa Bahagia

Ayo Membaca1166 Dilihat

Sebelum membaca opini dan artikel ini, kayaknya kita harus sambil dengerin lagu yang cocok biar feel-nya terasa. Gimana kalau Cupid-Fifty Fifty yang di mana-mana selalu ngelihat orang lain dengan pasangannya? Atau Anymore-Somi buat yang lagi terjebak friendzone? Rekomendasiin deh lagu apa yang cocok buat baca artikel ini sampai habis di kolom komentar.

Mungkin banyak orang bilang kalau punya pasangan lebih asik ketimbang terjerumus dalam kesendirian terus menerus, tapi ada beberapa yang bilang kalau punya pacar itu juga nggak semenarik dan seseru yang orang lain katakan. Nyatanya, pasti ada banyak problem yang membuat kita sering bertengkar, adu mulut, adu perasaan, bahkan kadang juga adu nasib cuman gara-gara ketidakpercayaan dan kesalahpahaman semata. Jadi jomblo itu nggak seburuk yang kita pikirkan.

Orang jomblo itu pasti punya banyak alasan. Entah mau nyenengin diri sendiri dulu, atau emang belum menemukan yang sesuai tipe, atau alasan lain, pengen investasi cari duit buat modal nanti kalau emang udah ketemu sama jodohnya. Jadi, jomblo itu bukan gara-gara nggak pandai bergaul sama lawan jenis atau sama orang lain. Lagian kita juga nggak perlu khawatir kalau kita bakal jomblo selamanya, karna manusia diciptakan oleh Tuhan juga punya pasangannya masing-masing. Tinggal menunggu waktu yang sangat pas untuk dipertemukan.

Beberapa hal yang mungkin harus kita syukuri karna kita jomblo, contohnya :

Jomblo Bisa Fokus ke Diri Sendiri

Masa muda itu masa untuk bersenang-senang. Ya bukan berarti yang udah punya pacar nggak bisa senang-senang, sih. Biasanya, kalau orang yang sudah punya pacar apalagi pacarnya agak posesif, itu senang-senangnya ya sama pacarnya aja. Kadang kalau sama temennya apalagi sahabat deket lawan jenis, nanti dikira selingkuh, terus berantem, break setahun, terus tiba-tiba sahabatnya itu dapet kabar putus, kan susah jadinya. Kasihan sahabatnya, disalahin terus, disuruh ngejauh, padahal dia nggak tahu apa-apa.

Baca Juga : Mengungkap Misteri Pelangi: Mengapa Bentuknya Melingkar?

Dengan menyandang status jomblo, kita bisa lebih fokus ke diri sendiri. Mungkin untuk mengembangkan diri sendiri, mengembangkan skill, minat bakat, mengembangkan penghasilan, mendekatkan diri kepada Tuhan, dan lain sebagainya. Jadi, jomblo itu masih bisa bahagia.

Nggak Gampang Sedih dan Marahan

Mimin punya cerita nih, anggap aja ini diambil dari kehidupannya mimin ya, jadi dari POV nya mimin. Mimin punya temen, panggil aja S. Nah setelah putus beberapa bulan, S ini itu udah punya pacar lagi dan sebagai sahabat baik, mimin support S biar dia nggak sedih lagi. Akhirnya mimin bisa tenang karna S bisa senyum lagi karna ada orang yang mau nemenin dan bikin dia senyum lagi setelah disakiti oleh orang terdahulu. Tapi beberapa hari kemudian, S cerita ke mimin kalau dia sedikit disakiti lagi sama orang yang baru. Dia akhirnya jadi sedih, gampang marahan, mood-nya suka berubah-ubah, gara-gara mereka berdua saling tidak mempercayai satu sama lain. Kadang mimin juga bingung sebagai sahabat yang jomblo, bagaimana mimin harus menanggapinya.

Ternyata, Jomblo Bisa Bermanfaat Buat Kesehatan Mental

Nggak percaya? Oke, satu contoh, jomblo bisa membuat tubuh kita lebih sehat. Sebuah study dalam psychologytoday.com itu menemukan kalau seseorang yang jomblo, baik laki-laki ataupun perempuan, bisa mendapatkan lebih banyak latihan fisik sehingga membuat mereka punya lebih besar kemungkinan memiliki tubuh yang ideal.

Baca Juga : 7 Keuntungan Jadi Jomblo dari Sisi Psikologis

Manfaat lainnya untuk kesehatan mental, yaitu cenderung tidak pusing dengan keuangannya. Kalau kita udah nikah atau sekedar punya pasangan kayak pacar gitu, percaya nggak kalau pengeluaran kita itu cenderung banyak? Biasanya buat kado surprise ulang tahun, traktir makan malam, anniversarry, dan lain-lain. Nah karna itulah orang jomblo nggak perlu pusing-pusing dengan uang yang sudah susah-susah mereka dapatkan hasil kerja sendiri karna ya buat kegunaan mereka sendiri. Terkecuali untuk pasangan yang loyal dan ikhlas memberikan kepada sesama.

Bebas Berteman Dengan Siapa Saja

Sudah sempat disinggung di atas, kalau saat kita punya pacar, kita bisa saja punya sebuah tekanan dan beban karna kita nggak bisa berteman dengan sembarang orang, apalagi lawan jenis. Karna takutnya nanti diambil orang. Sebuah studi mengatakan kalau para jomblowan jomblowati bisa lebih baik dalam menjaga hubungan mereka dengan saudara, teman, keluarga, dan orang terdekat lainnya, dibandingkan dengan yang sudah punya pasangan. Hal tersebut dikarenakan orang jomblo tidak punya “beban” dan tanggung jawab yang lebih terhadap pasangan mereka sehingga bisa fokus menjaga hubungan dengan orang terdekat mereka.

Itulah beberapa keuntungan dan manfaat yang bisa membuat para jomblo itu masih bisa merasa bahagia. Tapi bukan berarti dengan punya pasangan kita nggak bahagia ya. Pada akhirnya kembali ke diri masing-masing. Semua orang punya cara untuk menemukan kebahagiaan mereka masing-masing dan kita tidak punya hak penuh untuk menghakimi cara-cara tersebut.

You Only Live Once. Jadi manfaatkan waktu kalian sebaik mungkin untuk menyenangkan diri kalian masing-masing. Ingat! Jangan kelewat batas.