FOMO : Kita Semua Pernah Ngalamin?

funfact1120 Dilihat

“Aduh, kok temen gue udah ke sana duluan, sih. Mana nggak ajak-ajak lagi. Duh, pengen ke sana tapi duit gue tinggal dikit. Apa jangan-jangan cuman gue yang belum ke sana? Aduh ….” Nah, ini adalah salah satu contoh pemikiran orang yang mengalami FOMO (Fear of Missing Out)

“Belum apa-apa kok udah contoh aja, sih.”

Oke, sorry, sorry. Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai FOMO, kita akan membicarakan terlebih dahulu apa itu FOMO.

What is FOMO?

Istilah FOMO pertama kali ditemukan oleh sorang penulis dari Amerika Serikat, Patrick McGinnis di tahun 2003. Wah, udah lahir belum kalian? Kalau aku sih belum? Beliau menjelaskan, kalau FOMO ini adalah suatu perasaan yang timbul karna kita takut kehilangan momen saat ada sesuatu yang “hype” di sekitar kita. Masih kurang paham?

Oke, contoh ya. Kita scroll tiktok terus nemu ada orang-orang yang pakek baju bagus … banget. Dan nggak cuman satu orang, melainkan ada banyak orang yang membuat konten tiktok seperti itu. Terus kalian punya pemikiran, “Ih, kok orang-orang udah pada punya. Apa gue aja yang belum punya. Gue pokoknya harus beli, takut ketinggalan.” Nah, itu yang dimaksud dengan FOMO. Ketika ada sesuatu yang sedang tren entah itu di sosial media atau dunia nyata, kita punya perasaan berambisi untuk mengikuti tren itu bagaimanapun caranya, jika tidak mengikuti kita akan merasa sangat terpuruk dan merasa kalau di dunia ini hanya kita yang nggak ikut tren itu.

Sadarkah kalian, kalau semua orang di dunia ini pernah mengalami FOMO dari lama. Contohnya kalian mau beli baju, terus di toko baju ada diskon gede-gedean, pasti kalian tergiur dan langsung membeli baju itu bagaimanapun caranya karna nggak mau ketinggalan diskon. Nah, itu juga bisa diartikan dengan FOMO.

Apa Penyebab FOMO?

Sebenarnya belum diketahui betul apa penyebab FOMO. Tapi, sosial media yang sering kita gunakan di zaman serba canggih ini, bisa membuat kita mengalami FOMO. Dari sosial media lah kita bisa tahu ada tren ini, itu. Dari sosial media juga kita bisa tahu berita terhangat dan terbaru untuk selalu kita ikuti perkembangannya.

FOMO pada remaja
Image by Freepik

Apa Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Sehari-hari

Orang yang mengalami FOMO sering merasa cemas saat mereka ketinggalan info atau tren terbaru dari sosial media. Mereka juga akan merasa insecure saat melihat orang lain punya kelebihan dan ikut tren itu, sedangkan mereka hanya bisa duduk diam dan melihat.

Baca Juga : Jangan Anggap Enteng, OCD itu Gangguan bukan Gurauan Semata

Kalian juga harus tahu kalau FOMO ini bisa mengganggu keuangan kita sehari-hari. Contohnya aja ada tren baju cakep banget, kita bisa saja tergiur untuk mengikuti tren itu dan membeli baju itu sebisa mungkin, sekalipun harus berutang kepada teman. Jadinya, kita akan sangat boros karna menggunakan uang untuk sesuatu yang tidak berguna. Lagipun, bajunya pasti akan dipakai sekali hanya untuk ikut tren saja. Percayalah.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Mari merenung sebentar dan menyadarkan diri kita yang selalu mengalami FOMO. Kalian harus sadar kalau dunia ini nggak peduli kalian ikut tren atau tidak, bahkan dunia saja belum tentu tahu kalian hidup atau tidak. Maka dari itu, kita boleh ikut tren, namun jangan memaksakan. Kalau kita tidak ikut tren juga tidak papa. Anggap aja ikut tren itu sebagai kebanggaan tersendiri, bukan untuk kepuasan yang harus dilakukan berulang kali.

Salah satu cara untuk menangani FOMO adalah dengan menerapkan kebalikannya, yaitu JOMO (Joy of Missing Out). Orang-orang dengan sifat JOMO lebih cenderung meninggalkan sosial media mereka atau menggunakan sosial media secukupnya. Mereka tidak peduli dengan tren di sekitar mereka. Hanya sekedar melihat, kalau mampu ya ikut, sedangkan kalau tidak ya tidak. Udah, gitu aja.

Baca Juga : FOMO: Memahami FOMO Itu Apa dan Cara Menghindarinya dalam Investasi

Mulai sekarang, yang harus kita ubah adalah pola pikir kita masing-masing. Kenali lebih dekat diri sendiri, agar kita bisa tahu apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengendalikan diri sendiri.

Hindari FOMO, terapkan JOMO!