Geovolcan.com – halo sahabat geovolcan kalian tau Biosfer adalah lapisan bumi yang dapat dihuni atau ditinggali oleh makhluk hidup untuk melangsungkan hidupnya. Materi Biosfer dibagi beberapa sub materi di bawah ini.

Persebaran Flora dan Fauna

Persebaran flora dan fauna di muka bumi dipengaruhi oleh 3 faktor utama, yaitu

Penyebab Persebaran

  • Tekanan Populasi, semakin banyak /bertambahnya populasi akan menyebabkan kebutuhan akan persediaan bahan makanan menjadi semakin sulit dipenuhi sehingga menyebabkan migrasi.
  • Persaingan, ketidakmampuan fauna dalam bersaing dalam memperebutkan wilayah kekuasaan dan bahan makanan yang dibutuhkan juga mendorong terjadinya migrasi ke daerah lain
  • Perubahan Habitat, berubahnya lingkungan tempat tinggal dapat menyebabkan ketidakmampuan dalam beradaptasi terhadap perubahan tersebut dan menjadi merasa tidak cocok untuk terus menempati daerah asal.

Sarana Persebaran

  • Udara, dengan media udara fauna dapat bermigrasi dari kekuatan terbang sedangkan flora dapat menggunakan angin untuk bermigrasi dari berat-ringannya benih.
  • Air, kemampuan fauna dalam berenang terutama hewan-hewan air menyebabkan perpindahan mudah terjadi. Benih tumbuhan dapat terangkut dan berpindah tempat dengan menggunakan media aliran air sungai atau arus laut.
  • Lahan, hampir semua fauna daratan menggunakan lahan sebagai media untuk berpindah tempat.
  • Pengangkutan Manusia, baik secara sengaja ataupun tidak manusia dapat menyebabkan perpindahan flora dan fauna.

Hambatan (barrier) Persebaran

  • Hambatan Iklim, keadaan iklim terutama yang bersifat ekstrim dapat dapat menghambat persebaran misalnya kondisitemperatur, kelembaban udara dan curah hujan.
  • Hambatan Edafik (tanah), tanah sangat berpengaruh bagi tanaman/tumbuhan karena sangat memerlukan unsur-unsur penting dalam tanah yaitu unsur hara, udara, kandungan air yang cukup. Lapisan tanah yang tipis dan keras membuat hewan-hewan yang terbiasa menggali tanah dan bertempat tinggal di dalam tanah
  • Memilih mencari daerah yang lapisan tanahnya tebal dan gembur.
  • Hambatan Geografis, bentang alam muka bumi dapat menghambat persebaran flora dan fauna seperti samudera, padang pasir, sungai dan pegunungan.
  • Hambatan Biologis, kondisi lingkungan yang cocok untuk hidup serta persediaan bahan makanan yang melimpah menjadi faktor penghambat flora dan fauna dalam bermigrasi. Hal ini berkaitan dengan kecocokan dengan kondisi alam.

Persebaran Flora Dan Fauna Di Dunia

Ilmu yang mempelajari tentan flora dan fauna adalah biogeografi, Dalam pembahasan ilmu biografi terdapat 2 pendekatan

Pendekatan Biografi Sejarah

Biografi sejarah adalah studi tentang persebaran flora dan fauna dengan sudut pandang perkembangan dan evolusi kelompok organisme, iklim, migrasi dan gerakan bumi pada masa lalu serta hubungan ekologis masa lalu dan masa sekarang.

Pendekatan Biografi Ekologi

Biografi ekologi adalah studi tentang persebaran flora dan fauna dengan sudut pandang interaksi antarorganisme, interaksi organismedengan lingkungan dan pengaruh interaksinya.

  • Penyebab Persebaran
    • Tekanan populasi semakin banyak populasi menyebabkan persediaan bahan makanan tidak mencukupi bagi keturunannya.
    • Perubahan habitat menyebabkan tidak cocoknya suatu spesies hewan untuk terus berada di daerah yang ditempati.
  • Sarana Persebaran
    • Udara, melalui kekuatann terbang, atau karena hembusan angin.
    • Air, melalui kekuatan berenang atau dibawa oleh arus air atau benda-benda yang terapung.
    • Lahan, Karena adanya gerakan suatu spesies di daratan.
    • Pengangkutan manusia, baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
  • Hambatan Persebaran
    • Hambatan iklim, kondisi temperature, kelembapan udara, dan curah hujan.
    • Hambatan edafik(tanah), kondisi tanah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman dan berpengaruh terhadap kemampuan hewan dalam menggali tanah.
    • Hambatan geografis, kondisi geografis dapat menjadi penghambat bagi persebaran flora dan fauna terutama berhubungan dengan bentang alam.
  • Hambatan biologis
    • Habitat yang tidak sesuai lagi
    • Tidak ada persediaan makanan
    • Adanya predator

Persebaran Flora Di Dunia

Bioma Gurun

a. Curah hujannya sangat rendah.
b. Intensitas panas matahari yang tinggi.
c. Terdiri dari batu atau pasir denga tumbuhan yang jarang.
d. Berada di dareah sekitar 200 LU mulai dari Pantai Atlantik di Afrika hingga ke Asia Tengah(Gurun Sahara, Gurun Arab, Gurun Gobi).
e. Tingkat evaporasi yang lebih tinggi daripada curah hujan dan air tanah cenderung asin.
f. Flora: (daun kecil seperti duri dan mempunyai akar yang panjang) kaktus, semak-semak akasia, pohon kurma.
g. Flora: belalang, hewan jenis pengerat (hamster dan gerbil).

Bioma Padang Rumput (Stepa)

a. Terbentang dari daerah tropika sampai daerah subtropika.
b. Curah hujannya tidak cukup untuk pertumbuha hutan.
c. Mempnyai curah hujan yang tidak teratur (250-500mm/th).
d. Tidak mampu menyimpan air karena tingkat porositasnya rendah dan system penyaluran air kurang baik.
e. Fauna: rusa, antelop, kerbau, kanguru, ular, singa.
f. Terdapat di dareah Afrika, Amerika Selatan, Amerika Serikat bagian Barat, Argentina,Australia.

Bioma Savanna

a. Suatu padang rumput yang diselingi oleh pohon-pohon yang tumbuhnya menyebar.
b. Umumnya berada di daerah tropika ataupun subtropika.
c. Temperature udaranya panas sepanjang tahun.
d. Hujan yang terjadi secara musiman.
e. Berada di daerah Benua Afrika, Amerika Selatan, Dan Australia.
f. Flora: pohon jenis palem dan diselingi pohon jenis akasia.
g. Fauna: kuda, zebra, singa, anjing hutan, macan tutul.

Bioma Hutan Basah

a. Terdapat di daerah tropika.
b. Meliputi daerah Amerika Selatan, Semenanjung Amerika Tengah, Afrika, Madagaskar,AustraliaUtara, Indonesia dan Malaysia.
c. Mendapat sinar matahari yang cukup sepanjang tahun.
d. Air yang cukup, cuurah hujan di atas 2000 mm/th.
e. Memungkinkan tumbuhnya berbagai jenis tanaman, pohon utamanya memiliki ketinggian 20-40m, cabang pohonnya berdaun lebat dan lebar.
f. Fauna: monyet, gorilla, simpanse, avenon(Afrika), orang utan dan gibbon(Asia).

Bioma Hutan Gugur

a. Terdapat di daerah iklim sedang.
b. Berada di daerah Amerika Serikat bagian timur, ujung selatan benua Amerika, Kepulauan Inggris, dan Australia.
c. Curah hujan merata (750-1000mm/th).
d. Saat musim panas, pohon yang tinggi tumbuh dengan daun lebat membentuk tudung, tapi cahaya matahari dapat menembus tudung tersebut karena daunnya tipis.
e. Saat musim gugur, pancaran energy matahari kurang, suhu rendah, dan air cukup dinin. Daun-daun menjadi merah dan coklat kemudian gugur karena tumbuhan sulit mendapat air, daun dan buah yang gugur akan menjadi tumpukan senyawa organic.
f. Saat musim dingin, air menjadi salju, hutan menjadi gundul, beberapa hewan dalam keadaan hibernasi.
g. Saat musim semi, salju mencair, suhu naik, tumbuhan berdaun kembali, dan hewan hibernasi mulai aktif kembali.

Bioma Taiga (Coniferous)

a. Terdapat di belahan bumi utara antara lain Kanada dan Rusia bagian utara.
b. Musim dingin sangat panjang dan musim kemarau sangat singkat.
c. Tumbuhan yang hidup sangat sedikit, tumbuhan utamanya adalah jenis konifer, spruce, alder, birch, dan juniper (daunnya seperti jarum dan tahan terhadap kekeringan karena berlapis zat lilin).
d. Fauna: rubah, serigala tropis dan beruang.

Bioma Tundra

a. Daerah kutub tidak dapat ditumbuhi pepohonan, hanya lumut yang dapat tumbuh di daerah tundra.
b. Peredaran matahari hanya mencapai 23,50 LU/LS.
c. Musim tumbuhan sangat pendek (30-120 hari/th).
d. Flora: lumut, semak, dan rumput.
e. Fauna: rusa, kelinci salju, rubah, hewan pengerat, elang, itik, angsa, dan burung hantu.

Persebaran Fauna di Dunia

Menurut Wallace persebaran fauna di dunia dibagi menjadi enam wilayah yaitu Neartik, Neutropik, Australis, Oriental, Paleartik, dan Etiopian.

Wilayah Neartik

a. Meliputi wilayah Amerika Utara dan seluruh daerah Greenland.
b. Daerah Greenland tertutup salju dengan ketebalan yang sulit ditentukan.
c. Fauna: antelop bertanduk cabang tiga, kalkun, burung biru, bison, salamander, caribou.

Wilayah Neotropik

a. Meliputi Meksiko bagian selatan sampai Amerika bagian tengah dan Amerika Selatan
b. Sebagian besar beriklim tropis dan di zona selatan beriklim sedang.
c. Fauna: kukang, armadillo, alpaca, orang utan, siamang, kelalawar penghisap darah.

Wilayah Australis

a. Meliputi wilayah Australia, selandia baru, irian, dan Maluku.
b. Sebagian besar beriklim tropis dan sebagian lagi beriklim sedang.
c. Fauna: kanguru, kiwi, koala, cenderawasih, kasuari, kakatua,trenggiling.

Wilayah Oriental

a. Meliputi benua Asia dan pulau-pulau di sekitarnya.
b. Sebagian besar beriklim tropis, banyak terdapat hutan hujan tropis.
c. Fauna: harimau, gajah, badak bercula sati, gibbon, orang utan.

Wilayah Paleartik

a. Meliputi hamper seluruh daratan Eurasia dan beberapa daerah tertentu seperti Himalaya, Afganistan, Afrika, Inggris, dan Jepang.
b. Memiliki perbedaan suhu yang tinggi dan curah hujan yang berbeda-beda.
c. Fauna: bison, landak, kucing kutub, dan menjangan kutub.

Wilayah Etiopian

a. Meliputi seluruh daratan benua Afrika, Madagaskar, dan daratan Arab bagian selatan.
b. Fauna: gorilla, simpanse, antelop, burung unta, kuda nil, zebra, jerapah.

Perseberan Flora di Indonesia

Flora di Indonesia menurut karakteristiknya dibagi menjadi tiga yaitu:

  1. Hutan Hujan Tropis : Meliputi Sumatra, Kalimantan, Jawa Barat, Papua, Maluku
  2. Hutan Musim Tropis : Meliputi Jateng, Jatim, Bali, Sulawesi
  3. Sabana Tropis : Meliputi NTB dan NTT

Persebaran fauna di Indonesia

Sebaran fauna di Indonesia dipengaruhi oleh hasil pemikiran Alfred R. Wallacae. Fauna di Indonesia dibagi menurut karakteristik serta historisnya menjadi 3 yaitu:

Tipe Asiatis

Fauna tipe asiatis dulunya berasal dari daratan Asia. Fauna-fauna tersebut sampai ke Indonesia ketika daratan Sumatra, Jawa, dan Kalimantan masih tersambung dengan Asia ketika zaman glasial. Namun ketika zaman glasial berakhir jalur daratan menuju Asia terputus sehingga hewan-hewan tersebut tetap berada di Indonesia. Wilayah daratan penghubung Asia dengan darata Sumatra, Jawa, dan Kalimantan yang kini sudah menjadi laut dinamakan sebagai Dangkalan/Paparan Sunda. Contoh hewan : Mamalia ukuran besar seperti Gajah, Harimau, Badak, dll dan Primata seperti Monyet, Orang Utan, Bekantan, dll.

Tipe Peralihan

Pada fauna yang terdapat di daerah ini memiliki ciri khusus yang berbeda dengan fauna dengan Asia dan Australia karena merupakan peralihan dari fauna Asiatis dan fauna Australis. Adapun contoh fauna peralihan antara lain seperti: komodo (hewan endemik), burung maleo, kuskus, babirusa dan anoa. Dan untuk perbedaan karakteristik fauna antara fauna Asiatis (Indonesia Bagian Barat) dengan fauna peralihan (Indonesia Bagian Tengah) dibatasi dengan garis khayal yakni garis Wallacea.

Tipe Australis

Fauna tipe asiatis dulunya berasal dari daratan Australia. Fauna-fauna tersebut sampai ke Indonesia ketika daratan Maluku dan Papua masih tersambung dengan Australia ketika zaman glasial. Namun ketika zaman glasial berakhir jalur daratan menuju Australia terputus sehingga hewan-hewan tersebut tetap berada di Indonesia. Wilayah daratan penghubung Australia dengan daratan Maluku dan Papua yang kini sudah menjadi laut dinamakan sebagai Dangkalan/Paparan Sahul. Contoh hewan : Mamalia berkantung seperti Kanguru Pohon, Wallaby, Koala, Tarsius dan Burung berukuran besar seperti Merak, Kasuari, dan Cenderawasih.

Baca Juga : Materi Bioma dan ikuti kami di facebook geovolcan