Geovolcan.com – Hai Sahabat Geovolcan berikut Materi Geografi Keragaman Budaya. Definisi Budaya adalah hasil cipta rasa dan karsa manusia dalam interaksinya dengan alam maupun dengan sesama manusia. Unsu-unsur dalam sebuah budaya dibagi kedalam beberapa hal yaitu:

  1. bahasa.
  2. sistem pengetahuan.
  3. sistem teknologi, dan peralatan.
  4. sistem kesenian.
  5. sistem mata pencarian hidup.
  6. sistem religi.
  7. sistem kekerabatan, dan organisasi kemasyarakatan.

Wujud Budaya

Wujud budaya meliputi sistem gagasan system tindakan dan hasil karya manusia

  1. Sistem gagasan
    Dalam wujud ini budaya bersifat abstarak, tidak dapat diraba atau difoto hanya ada dalam pikiran tiap warga pendukung budaya yang bersangkutan. Contoh : Ideologi, Aliran Filsafat
  2. Sistem Tindakan
    Budaya dalam wujud ini bersifat nyata, dapat dilihat dan difoto. Misalnya siswa belajar di sekolah
  3. Hasil Karya Manusia
    Dalam kategori ini budaya berwujud nyata dapat dilihat, diraba dan difoto. Misalnya waduk , bendungan dll.

Pengaruh Faktor Geografis Terhadap Budaya

Indonesia memiliki keragaman suku bangsa, adat istisdat dan tradisi yang berbeda beda. Faktor geografi yang memengaruhi keragaman budaya Indonesia adalah :

  1. Letak Geografis
    Indonesia berada diantara benua Asia dan benua Australia, diantara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik
  2. Posisi Strategis
    Indonesai berada pada posisi strategis, diantra budaya barat, budaya timur, diantara faham kapitalis /liberal dan faham komunis, berada pada jalur perdagangan Asia-Australia-Amerika-Afrika yang memungkinkan mendapat masukan budaya asing.
  3. Kondisi Ekologis
    Secara ekologis Indonesia merupakan negara kepulauan yang disatukan oleh lautan yang dalam, sehingga penduduk beradaptasi dengan lingkungan alam yang berbeda sehingga menghasilkan keragaman budaya antar pulau.

Potensi Budaya Indonesia

Ada 12 unsur kebudayaan yang dapat menarik kedatangan wisatawan, yaitu:

  1. Bahasa (language).
  2. Masyarakat (traditions). : Suku Badui, Suku Anak Dalam
  3. Kerajinan tangan (handicraft). : Batik, Songket, Tenun
  4. Makanan dan kebiasaan makan (foods and eating habits). : Rendang, Rempah, dll
  5. Musik dan kesenian (art and music). : Gamelan, Sasando, Angklung, Kecapi
  6. Sejarah suatu tempat (history of the region) : Kota Tua Jakarta
  7. Cara Kerja dan Teknolgi (work and technology). : Subak Bali
  8. Agama (religion) yang dinyatakan dalam cerita atau sesuatu yang dapat disaksikan. : Tradisi Larung Sesaji, Ngaben Bali, Kubur Batu Toraja
  9. Bentuk dan karakteristik arsitektur di masing-masing daerah tujuan wisata (architectural characteristic in the area). : Candi Borobudur, Monas, Monumen SLG
  10. Tata cara berpakaian penduduk setempat (dress and clothes). : Pakaian adat Jawa, Sunda, Sumatera Barat, Aceh, Toraja, Papua, dll
  11. Sistem pendidikan (educational system). : Pesantren
  12. Aktivitas pada waktu senggang (leisure activities). : Permainan tradisional

Dampak Globalisasi Terhadap Budaya Nasional

Globalisasi adalah suatu proses dunia menjadi satu tanpa batas. Proses globalisasi ini terjadi antara akhir abad ke-20 dan permulaan abad ke-21. Dengan adanya globalisasi, dunia menjadi seperti borderless atau tanpa sekat. Hal yang paling mendapat pengaruh globalisasi adalahtrade(perdagangan), travel (pariwisata), dan telekomunikasi.

  1. Saluran Globalisasi
    Globalisasi tidak begitu saja sampai ke masyarakat, akan tetapi membutuhkan saluran. Beberapa saluran yang dapat mempercepat proses globalisasi antara lain sebagai berikut:
    a. Komunikasi dan transportasi;
    b. Perdagangan internasional;
    c. Pariwisata internasional;
    d. Migrasi internasional;
    e. Kerjasama antar Negara;
    f. Media massa.
  2. Dampak Globalisasi
    Beberapa dampak akibat ketidak siapan dalam penerimaan globalisasi adalah sebagai berikut:
    a. Kesenjangan Budaya (Cultural Lag) cultural lag adalah suatu kondisi dimana terjadi kesenjangan antara berbagai bagian dalam suatu kebudayaan. Dapat dikatakan cultural lagmerupakan suatu ketertinggalan kebudayaan.
    b. Gegar Budaya (Culture Shock) Culture shock atau disebut gegarbudaya merupakan istilah psikologis untuk menggambarkan keadaan dan perasaan seseorang menghadapi kondisi lingkungan sosial budaya yang berbeda.Globalisasi banyak membawa unsur-unsur budaya baru yang mungkin mengakibatkan “kekagetan” oleh masyarakat yang tidak siap menerimanya.·

Demikian ringkasan Materi Geografi Keragaman Budaya, baca juga : Materi Geografi Dinamika Penduduk dan kunjungi channel youtube kami geo volcan