Banyuwangi dan sebutan “The Sunrise of Java” memang tak terpisahkan. Tak heran, karena Banyuwangi memiliki pesona matahari terbit yang luar biasa. Yup, sebagai daerah yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi memang berlimpah akan cahaya matahari di pagi hari. Nah, saat ini, Banyuwangi mulai menggeliat dengan spot-spot wisata kekinian, dan juga sudah diakui oleh dunia internasional. Salah satu destinasi snorkeling unik yang wajib Kamu kunjungi di Banyuwangi adalah Bangsring Underwater. Penasaran bagaimana keunikannya? Yuk, simak informasi tentang Bangsring Underwater berikut ini.

Fakta Unik Bangsring Underwater

Sejarah Bangsring Underwater

Dulu, Bangsring Underwater merupakan perairan biasa sebagai tempat bagi para nelayan untuk menangkap ikan. Nelayan Bangsring disebut sebagai nelayan terusan penangkap ikan di pinggir laut. Di mana sejak tahun 60-an sampai 70-an, para nelayan ini menangkap ikan dengan potasium dan bom ikan. Tentu saja, terumbu karang di perairan tersebut menjadi rusak parah dan bahkan mati. Akibatnya, jumlah ikan pun semakin berkurang. Ini terus berlangsung sampai tahun 2000-an.

Akhirnya di tahun 2008, sosialisasi tentang pentingnya menjaga terumbu karang pun mulai dilakukan. Nelayan Bangsring masuk dalam kelompok nelayan Bangsring Samudera Bakti, di mana mulai melakukan sesuatu untuk menyelamatkan karang dari kerusakan. Kegiatan yang dilakukan mulai dari pengawasan aktivitas nelayan lain, penanaman vegetasi pantai, dan transpalantasi terumbu karang. Tahun 2009, perairan Bangsring berhasil menjadi wilayah konservasi bagi terumbu karang.

Wisata Berbasis Konservasi Terumbu Karang

Menikmati keindahan bawah laut memang kegiatan yang seru sekaligus menantang. Bangsring Underwater salah satunya. Destinasi wisata yang terletak di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi ini bahkan diakui sebagai destinasi wisata alam, yang mampu mengundang wisatawan luar negeri. Pada dasarnya, Bangsring Underwater merupakan destinasi wisata yang berbasis konservasi. Perairannya sangat jernih, dipenuhi oleh terumbu karang alami dan juga buatan.

Di tahun 2014, ada ide yang tercetus dari sekelompok aktivis lingkungan dan akademisi, untuk menjadikan perairan Bangsring sebagai daerah wisata. Meski awalnya ada penolakan tegas dari para nelayan, tapi dengan mengusung konsep eco tourism dari nelayan Samudera Bakti, kawasan konservasi ini menjadi destinasi wisata yang ciamik.

Snorkeling Bersama Ikan Hiu? Kenapa tidak?

Taman laut di Bangsring Underwater merupakan surga bagi biota laut, karena kelestariannya yang benar-benar terjaga. Nah, selain keindahan terumbu karang, Kamu juga bisa berwisata di Rumah Apung Bangsring. Rumah terapung ini terletak di tengah pantai dengan luas 27 x 7 meter. Rumah Apung Bangsring merupakan tempat untuk penjinakan ikan hiu, di mana hiu-hiu ditempatkan dalam keramba berukuran 3 x 3 meter. Keramba-keramba tersebut kemudian diletakkan ke tengah laut. Alasannya, agar ikan hiu di dalamnya bisa bertahan hidup dan nyaman. Bagian menariknya, Kamu bisa, lho, menikmati sensasi berenang dengan para hiu.

Ingin Wisata Lain di Bangsring Underwater? Bisa!

Menikmati keindahan alam di Bangsring Underwater memang kegiatan yang tidak boleh Kamu lewatkan, ketika berkunjung ke Banyuwangi. Selain wisata bawah laut, Kamu juga bisa menjelajahi perairan Bangsring dengan menggunakan kano atau banana boat. Jangan khawatir, Bangsring Underwater memiliki fasilitas yang memadai dan bisa memuaskan pengunjung.

Demikian informasi tentang wisata alam Bangsring Underwater di Banyuwangi, yang wajib Kamu kunjungi saat liburan. Semoga bermanfaat, ya!

Kalian setelah ke pantai bangsring bisa lanjut ke Pantai Grand Watu dodol PANTAI KEBANGGAAN MASYARAKAT BANYUWANGI DAN TERBERSIH SE-ASEAN