Quarter-life Crisis : Dewasa Tidak Selalu Sesuai Ekspektasi

Tips dan Trik709 Dilihat

Dulu waktu kecil, kita selalu membayangkan bagaimana kehidupan kita di masa dewasa dan yang terlintas di kepala kita adalah bayangan indah saat kita sudah tumbuh dewasa. Padahal, masa dewasa yang akan kita rasakan tidak akan selalu sesuai ekpektasi kita.

Bukan untuk menakut-nakuti, tapi percaya atau tidak, memang masa dewasa tidak selalu bisa berjalan sesuai rencana. Maka dari itu, masa remaja menjadi masa di mana kita akan menyiapkan dengan matang persiapan untuk menginjak masa dewasa. Masa remaja menjadi pintu untuk kita melangkah menuju masa dewasa, sehingga pintu itu tidak boleh dirusak dan harus terus dijaga.

Saat sudah mendekati masa dewasa, kita terkadang merasa takut, cemas, bahkan bingung apa yang akan kita lakukan untuk menghabiskan umur kita di saat dewasa. Tak jarang pada usia dewasa, kita akan mengalami Quarter-life Crisis.

Apa itu Quarter-life Crisis?

quarter-life crisis
Image by jcomp on Freepik

Quarter-life Crisis (QLC) adalah istilah yang cukup sering dilontarkan kepada orang dengan usia 20-30 tahun saat kehidupan mereka tidak sesuai rencana atau bahkan tidak sesuai ekspektasi. Biasanya peristiwa ini kerap ditandai dengan rasa cemas, merasa kesepian, bahkan bingung bagaimana tujuan hidup kedepannya.

Sebenarnya, QLC ini adalah hal yang lumrah, namun tidak jarang orang yang mengalami QLC menjadi lebih pendiam dan selalu menarik diri dari kehidupan sosial di sekitarnya. Sebenarnya apa sih penyebabnya? Dikutip dari beberapa sumber, QLC ini disebabkan oleh pengaruh dari lingkungan yang kadang mendorong dirinya untuk mencemaskan sesuatu yang datang di masa depan saat ia tumbuh semakin dewasa disertai dengan rasa gelisah dan takut. Pertanyaan yang dianggap ringan yang dilontarkan oleh sebagian orang seperti, “Kapan nikah?”, “Kapan punya anak?”, “Kapan wisuda?” terkadang juga bisa memberatkan seseorang dan memperparah Quarter-life Crisis mereka.

QLC juga bisa hadir karna tuntutan dan tekanan besar dari seseorang seperti orang tua yang berekspektasi dan berharap lebih agar anaknya bisa menjadi ini itu, padahal anaknya juga belum tentu bisa mencapai target tersebut. Dan jika anaknya memilih jalan lain yang memang ia sukai dan minati, ia akan dimarahi, dikerasi, bahkan paling parah dijauhi oleh orang tuanya.

Baca Juga : Inferiority Complex atau Insecure? Kamu Lebih ke yang Mana?

Bagaimana Tanda-Tandanya?

quarter-life crisis
Image by Freepik

Banyak orang yang terkadang tidak sadar kalau mereka sedang mengalami QLC meskipun dapat dikatakan kalau QLC ini adalah krisis yang cukup umum dialami. Itulah kenapa banyak orang yang kesulitan untuk mengatasi hal tersebut karna sebelumnya ia tidak menyadari adanya QLC dalam hidupnya. Dari beberapa sumber, kita akan memberitahu kalian bagaimana tanda-tanda seseorang mengalami Quarter-life Crisis.

  1. Mulai mempertanyakan tujuan hidup
  2. Merasa kurang atau bahkan tidak bahagia
  3. Tertekan dengan sosial media
  4. Melupakan waktu untuk bersenang-senang
  5. Berubahnya lingkaran pertemanan
  6. Kurangnya motivasi hidup
  7. Menunjukkan diri dengan membeli barang-barang mahal

Cara Mengatasi Quarter-Life Crisis

quarter-life crisis
Image by Freepik

Kalau kalian sudah tahu bagaimana tanda-tanda orang yang mengalami QLC dan kalian merasa kalau tanda-tanda itu ada dalam diri kalian sekarang, kalian harus tahu juga bagaimana cara mengatasi QLC ini agar kalian tetap bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan baik+.

1. Kenali diri sendiri

Self love itu penting untuk semua orang. Sebelum mencintai seseorang, lebih baik kita mengenal dan mencintai diri kita masing-masing. Siapa kita? Kita besok mau jadi apa? Temukan jati diri sekarang juga agar kehidupan kita di waktu yang akan datang terarah dengan tujuan hidup yang jelas. Kita juga harus tahu apa kelebihan dan kekurangan dalam diri kita agar kita semakin bisa menghindari rintangan dan halangan yang ada.

2. Berhenti membanding-bandingkan diri sendiri

Yang satu ini sering disebabkan oleh sosial media. Saat kita mengunggah sesuatu kemudian di beranda sosial media ada unggahan dari orang lain tentang diri mereka yang menurut kita sangat baik, tak jarang kita merasa iri, insecure dengan apa yang sudah kita dapatkan. Berhenti membanding-bandingkan diri kalian dengan orang lain, karna setiap orang sudah punya porsinya masing-masing dari Tuhan YME. Kita tinggal bersyukur dan menjalaninya dengan baik. Tidak usah peduli apa yang orang bilang tentang kita, karna percayalah kalau setiap orang juga punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

3. Buatlah rencana hidup

Di saat waktu kita luang, nggak ada salahnya kalau kita mulai memikirkan sebentar dan merenung untuk membuat bagaimana rencana hidup kita kedepannya. Mau kita apakan hidup kita ini? Banyak manfaat yang bisa kita peroleh saat kita sudah berhasil menyusun apa saja rencana di hidup kita kedepannya, mulai dari melatih kedisiplinan, lebih mengenal diri sendiri, sampai membuat kita lebih fokus dengan tujuan hidup yang ingin kita capai.

Baca Juga : Memahami Quarter Life Crisis dan Cara Menghadapinya

4. Jangan berdiam diri

Memang kita perlu waktu untuk merenung agar bisa berpikir dengan kepala dingin tentang hidup kita, tapi merenung itu sebentar saja. Kita harus lanjut berjuang memperbaiki kehidupan kita agar kedepannya semakin lebih baik. Jangan hanya berdiam diri, melamun, dan merenungi nasib yang tak berguna. Berjuanglah, lakukan banyak kegiatan yang kalian minati. Cari hal baru yang bisa menambah pengalaman kalian agar wawasan kalian juga ikut terbuka lebar dan meluas. Selain menghilangkan pikiran-pikiran negatif, melakukan banyak kegiatan juga bisa meningkatkan kesehatan jasmani.

5. Percaya pada masa depan

Kalau kamu hari ini mengalami hari yang amat buruk, percayalah kalau di masa depan, kamu akan menjadi orang paling bahagia di dunia ini. Percayalah kalau apa yang kamu lakukan hari ini akan menentukan bagaimana masa depanmu nanti. Maka perbaiki dirimu mulai sekarang dari segi apapun. Percaya pada masa depan juga bisa membuat kita semakin termotivasi untuk terus berjuang menjalani hidup.

Setelah mengetahui beberapa hal mengenai QLC, kalian harus semakin semangat untuk memperbaiki diri dari sekarang. Meskipun nanti masa dewasa tidak bisa sesuai dengan apa yang kalian inginkan dan bayangkan, kalian harus tetap berjalan walau dengan satu kaki. Jangan pernah menyerah dan bertahanlah!