Pernah dengar tentang self-awareness? Banyak orang bilang kalau self-awareness itu hanya sekadar tahu kelemahan dan kelebihan pada diri sendiri. Padahal nyatanya, self-awareness punya pembahasan yang lebih dalam dari itu.
Jika self-awareness dikembangkan terus, proses yang umumnya disebut sebagai kesadaran ini mampu mengasah empati, hingga bisa membuat karier kita sukses. Siapa sih, yang nggak pengen sukses? Kalau kalian semua pengen sukses, langsung saja simak artikel kali ini sampai habis!
Apa Itu Self-awareness
Dikutip dari Glints yang melansir pada Verywell Mind, self-awareness punya definisi sebagai keadaan atau proses fokus pada diri sendiri. Namun, banyak orang yang salah paham kalau fokus di sini bukan sekedar fokus, namun juga berusaha untuk mengenali diri sendiri lebih dalam.
Menurut Psychology Today, ada beberapa aspek dalam self-awareness, diantaranya :
- Stres
- Pikiran
- Kepercayaan
- Emosi
- Dan lain sebagainya
Dilansir dari berbagai sumber, self-awareness juga punya 2 jenis, yaitu :
1. Self-awareness Internal
Maksud dari jenis yang pertama ini adalah bagaimana kita melihat diri sendiri. Apa saja sih tujuan kita hidup? Apa saja sih, passion yang kita punya? Bagaimana kita bisa berperan terhadap sekitar kita? Itu adalah beberapa pertanyaan yang bisa meningkatkan self-awareness internal.
Baca Juga : Hedgehog’s Dilemma (Dilema Landak) : yang Dekat yang Menyakiti
Dengan menyadari diri sendiri secara internal, disebutkan bahwa kita bisa hidup lebih bahagia. Selain itu stres, depresi, dan kegelisahan kita semakin terkontrol dan tidak menghantui keseharian kita terus-terusan.
2. Self-awareness Eksternal
Yang kedua ini adalah bagaimana orang lain melihat diri kita. Yang satu ini punya hubungan dengan empati dan membuat kalian juga hebat dalam memahami perasaan orang lain.
Emang Penting Ya?
Penting banget dong pastinya. Apalagi kalau kalian sudah terjun dalam dunia kerja. Hal ini berkaitan dengan skill ketika kalian berada di lingkungan kerja. Dengan memahami diri sendiri atau memahami bagaimana orang lain melihat kalian, skill dalam diri kalian akan semakin terarah dan muncul. Selain itu, kalian juga bisa tahu, apa sih kekurangan dari skill tersebut, sehingga bisa kembali diasah dan diperbaiki.
Dengan begitu, kamu bisa mencapai kepuasan kerja, semangat dalam bekerja, sampai membuat kariermu cemerlang, karna tahu apa yang kamu suka dan apa yang kamu tidak suka.
Kalau kamu pengen menjadi pemimpin perusahaan, self-awareness juga bisa membantumu dalam memahami bawahanmu sehingga terjalin kerja sama yang erat satu sama lain. Itu akan membantumu untuk menjadi pemimpin yang baik dan bertanggung jawab.
Cara Meningkatkan Self-awareness
Ada beberapa cara untuk meningkatkan self-awareness yang mungkin akan berfungsi untuk kalian, karna dengan meningkatkan hal tersebut, kita juga akan mendapatkan lebih banyak manfaatnya.
1. Meditasi
Nggak, meditasinya nggak harus yang ada prosedurnya, kok. Tenang aja. Meditasi di sini adalah merenung sejak dengan meluangkan sedikit waktu untuk berpikir dengan diri sendiri. Apa sih yang ingin kita kejar? Selama ini aku hidup, apa sih yang belum tercapai dan apa sih yang sudah tercapai? Gimana langkah yang bisa aku ambil buat menyelesaikan semua targetku dalam hidup?
Pertanyaan-pertanyaan simpel seperti itu saat merenung akan menumbuhkan kesadaran diri kita.
2. Ketahui apa yang membuat kita marah
Hidup tak selalu berjalan sesuai keinginan dan ekspektasi kita. Tak jarang ketika hidup tak berjalan mulus, kita sering marah-marah dan emosi kita menjadi tidak terkontrol. Kadang habis marah langsung ketawa-ketiwi sendiri, kadang nangis-nangis sendiri, emosi kita jadi urak-urakan.
Alangkah baiknya, kita cari akar masalah yang membuat kita naik pitam, setelah itu selesaikan dengan baik pelan-pelan.
Baca Juga : Self-awareness: Arti, Manfaat, dan Cara Meningkatkannya
3. Pelan-pelan aja
Nah, barusan sempat disinggung, dalam menyelesaikan masalah nggak usah buru-buru. Kalau makin naik pitam, berhenti dulu! Nggak usah ngelakuin apa-apa. Diam dulu, duduk manis, atau berjalan santai sampai amarahnya mereda. Nggak usah buru-buru mau nyelesain masalahnya kalau kepala dan hati masih terbakar. Setelah dirasa tenang, baru kita selesaikan masalahnya.
4. Minta saran dari orang lain
Manusia adalah makhluk sosial yang pastinya butuh bantuan orang lain. Dalam meningkatkan self-awareness ada baiknya kita minta saran dan masukan dari orang lain. Bagaimana diri kita? Apakah sudah bagus di mata mereka? Nah, saran dan kritikan itu juga nggak semuanya harus kita terima. Dipertimbangkan dulu aja. Jangan keburu-buru kan tadi katanya.
Pandangan orang terhadap diri kita pastinya berbeda-beda. Maka dari itu self-awareness sangat penting untuk kita tingkatkan. Memang, kita tidak bisa selalu baik di mata orang lain. Tapi kalau kita melakukan itu untuk menambah value kita, kenapa tidak?






