Pandemi COVID-19 menyisakan banyak kesedihan. Banyak orang yang membatalkan rencana-rencananya. Termasuk rencana untuk berlibur. Memang, di masa sekarang ini, berlibur menjadi kegiatan yang cukup mengkhawatirkan. Selain karena imbauan social distancing, juga karena banyaknya destinasi wisata yang tutup di masa new normal ini. Tapi tak perlu khawatir! Pemerintah daerah Banyuwangi meyakinkan akan ada beberapa destinasi wisata, yang bisa Kamu kunjungi di masa new normal. Salah satunya adalah Taman Gandrung Terakota. Dengan pengaturan yang maksimal, Kamu bisa tetap berlibur ke tempat ini, dan menikmati keindahannya. Sebelumnya, yuk, simak informasi tentang Taman Gandrung Terakota berikut ini.

Tentang Taman Gandrung Terakota

Di Banyuwangi, tepatnya di sebuah penginapan bernuansa seni art bernama Jiwa Jawa Ijen Resort, ada nuansa galeri seni yang kental. Taman Gandrung Terakota, begitu sebutan untuk seribu patung para penari Gandrung, yang ada di galeri outdoor tersebut. Gandrung memang ikon dari Banyuwangi. Di mana tari Gandrung selalu ditampilkan sebagai tarian selamat datang. Tari Gandrung bisa ditemui baik di kegiatan formal atau nonformal yang ada. Karena jadi tarian pembuka acara, maka tidak ada pagelaran tanpa menyuguhkan tari Gandrung. Gandrung sudah sangat menyatu dalam kehidupan masyarakat di Banyuwangi.

Mengapa Kamu Harus Mengunjungi Taman Gandrung Terakota?

Bukan Hanya Sekedar Patung Biasa

Taman Gandrung Terakota bukan hanya menyajikan deretan patung penari Gandrung. Di tempat ini, Kamu juga bisa merasakan pengalaman magis. Di mana, ketika Kamu memasuki kawasan ini, Kamu akan disuguhkan oleh sebuah gambaran kehidupan yang damai. Mulai dari adanya perbukitan yang hijau sampai hamparan sawah, dengan para petani yang sibuk membajak sawahnya.

Lokasinya yang Jauh dari Pusat Kota, Menjadikannya Tempat Melipir yang Menyenangkan

Yup, Taman Gandrung Terakota ada di  Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Lokasinya memang cukup jauh dari Kota Banyuwangi, tapi sangat dekat dengan alam. Hal inilah yang menjadikan tempat ini lokasi yang cocok untuk melipir dari keriuhan kota. Informasi lebih lengkap bisa cek di instagram taman gandrung terakota disini

Menikmati Keindahan Alam dengan Cara Kekinian? Bisa!

Di tempat ini, ada amfiteater terbuka yang letaknya di ketinggian 600 mdpl. Amfiteater ini seringkali digunakan untuk berbagai acara pertunjukan. Nah, yang tidak kalah menarik, di tempat ini juga ada cafe kekinian, lho! Kamu bisa menikmati keindahan alam sembari bersantai di cafe ini.

Meski Tertunda Oleh Pandemi, Tarian Gandrung Masih Ada

Tari Gandrung memang identitas Banyuwangi. Tarian tersebut sudah ditampilkan setiap tahun, sejak 2011 melalui Festival Gandrung Sewu. Meski di tahun ini festival tersebut tidak dilaksanakan karena adanya pandemi, Kamu tetap bisa melihat keindahan tari Gandrung. Yaitu melalui seribu Patung Gandrung di Taman Gandrung Terakota Banyuwangi.

Baca juga : PANTAI MUSTIKA DI BANYUWANGI, DAN TRANSFORMASINYA KINI

Pembuatan Patung Gandrung Menggunakan Tembikar yang Tidak Tahan Lama. Ini Maknanya!

Patung-patung Gandrung tidak hanya ada di satu tempat. Tapi juga diletakkan di bibir kolam dekat persawahan. Bahan patung adalah dari terakota atau tembikar, yang memang bukan tanpa makna. Tembikar, memiliki filosofi yang kuat berkaitan dengan penari Gandrung, yaitu terbuat dari tanah dan dekat dengan sawah. Artinya, membumi dan menggambarkan tentang siklus kehidupan.

Demikian informasi tentang Taman Gandrung Terakota, destinasi wisata budaya yang wajib Kamu kunjungi saat ke Banyuwangi. Tertarik untuk berlibur ke sana? Jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan, ya!