Geovolcan.com – Hai sahabat geovolcan kali ini kita akan membahas tentang alasan letak lintang menjadi penentu iklim dan cuaca, dilihat dari Pengertian Garis lintang adalah garis khayal yang melingkari bumi ditarik dari arah barat hingga ketimuran atau sebaliknya, yang sejajar dengan equator (garis khatulistiwa) dan membagi bumi menjadi dua bagian utara dan selatan.

Garis yang berada di sebelah selatan equator disebut Lintang Selatan (LS), Sedangkan kelompok garis yang berada di sebelah utara equator disebut Lintang Utara (LU).

oke sekarang kita mulai bahas….

Alasan Letak Lintang Menjadi Penentu Iklim Dan Cuaca

Dalam rotasinya posisi bumi miring 23,50 terhadap matahari, sehingga membuat lama dan sudut penyinaran matahari berbeda pada tiap-tiap lintang.

Hal itu membuat berbedanya iklim, sebagai dampaknya muncullah nama-nama iklim berdasarkan letak lintang yaitu :

iklim tropis, iklim subtropis, iklim sedang dan iklim kutub.

Baca Juga : “Pengertian Iklim

Ciri-ciri Iklim Menurut Letak Lintang

Iklim Tropis

  • cirinya Suhu udara rata-rata tinggi antara 20- 23°C,
  • perbedaan musim berdasarkan perbedaan curah
  • Pada daerah ini terdapat pertemuan angin yang berasal dari daerah lintang diutara (angin pasat timur laut) dan selatan equator ( angin pasat tenggara).
  • Curah hujan sangat tinggi dari daerah-daerah lain di dunia.

Iklim Subtropis

  • cirinya Terdapat banyak gurun yang luas, seperti Gurun Sahara.
  • Sering terjadi badai siklonal dan iklim sub tropis yang berbatasan dengan iklim sedang, pada musim dingin dipengaruhi oleh angin barat,
  • Pada musim panas dipengaruhi oleh tekanan tinggi sub tropis yang kering dan panas. Akibatnya pada musim dingin banyak hujan, sedangkan pada musim panas kering.

Iklim Sedang

  • cirinya banyak terdapat gerakan-gerakan udara siklonal.
  • tekanan udara yang sering berubah-ubah, arah angin yang bertiup berubah-ubah tidak menentu,
  • sering terjadi badai secara tiba-tiba, suhu anatara 10°C-12°C dan memiliki empat musim.

Iklim Kutub

dibagi menjadi dua yaitu tundra dan taiga. Cirinya adalah :


Tundra

  • cirinya Suhu udara yang sangat dingin sepanjang tahun,
  • musim dingin berlangsung lama,
  • Musim panas yang sejuk berlangsung singkat,
  • dimusim dingin tanah ditutupi es dan salju,
  • dimusim panas banyak terbentuk rawa yang luas akibat mencairnya es di permukaan tanah,
  • vegetasinya jenis lumut-lumutan dan semak-semak

Taiga

  • cirinya Suhu terus-menerus rendah sekali sehingga terdapat salju abadi, dengan suhu rata-rata -17°
  • jika musim panas pada matahari bersinar  24 jam.

Dampak cuaca dan iklim bagi kehidupan manusia

Di daerah tropis berbagai kekayaan alam terdapat disini dikarenakan jumlah curah hujannya cukup banyak.

dalam hal arsitektur rumahnya yang memiliki banyak ventilasi udara agar di dalam rumahnya udara tetap terasa sejuk dan dari segi makanan lebih banyak memanfaatkan tumbuhan.

Di daerah subtropis, daerah ini memiliki banyak tempat yang berupa gurun pasir, karena rendahnya jumlah curah hujan tiap tahunnya. Dari segi pakaian manusia yang hidup di daerah subtropis biasanya memakai pakaian yang tipis karena suhu  rata-rata suhu di subtropis lebih dari 200 C.

Sulitnya air di beberapa tempat di daerah subtropis membuat penduduknya memiliki kebiasaan tempat tinggal yang berpindah-pindah dan memilih tempat yang dekat dengan sumber air yang bisa mereka manfaatkan.

Di daerah lintang sedang, daerah ini memiliki empat musim. Suhu rata-rata daerah  ini adalah 10-120 C. Rata-rata rumah pada daerah ini memiliki banyak kaca dan selain itu bentuk bangunannya mayoritas tidak terdapat rongga.

Dari segi pakaian kecuali pada saat musim panas manusia pada lintang tengah selalu mengenakan pakian yang tebal.

Di daerah dingin atau kutub, Manusia pada daerah  ini selalu mengenakan pakian tebal dan terbuat dari kulit hewan agar tubunya selalu hangat, untuk bahan makanan biasanya manusia pada tempat ini lebih banyak mengkonsumsi daging

Manusia yang tinggal di kutub adalah bangsa suku eskimo, yang memiliki rumah yang unik yang terbuat dari balok-balok es yang memiliki kelembaban tinggi dan panas dari lampu api. Selain itu, rumah yang terbuat dari balok es yang cukup tebal ini dapat melindungi orang eskimo dari serangan beruang kutub.