Geovolcan.com – Halo Sahabat geovolcan coba perhatikan langit pada malam hari banyak sekali bintang yang bertaburan bukan ? bintang-bintang dan benda-benda langit lain tersusun dalam suatu rangkaian rasi bintang.

Bumi tempat kita tinggal terdapat dalam suatu rangkaian yang disebut dengan tata surya. Matahari merupakan pusat dari tata surya planet-planet di tata surya akan berputar mengelilingi matahari. Dalam mengelilingi matahari planet-planet di tata surya memiliki lintasan yang berbeda sehingga tidak akan saling bertabrakan.

Teori Pembentukan Jagad Raya

Menurut proses terbentuknya jagad raya dibagi menurut dua teori

  1. Teori Big Bang : Jagad Raya berasal dari materi tunggal yang meledak dan berpencar ke segala arah. Implikasi teori ini jagad raya mengalami pengembangan (spectrum biru) dan penyusutan (spectrum merah).
  2. Teori Steady State : Jagad raya selalu sama dari dahulu sampai sekarang

Teori Pembentukan Tata Surya

  1. Teori Awan Kabut : Jagat raya terdapat gas yang kemudian berkumpul menjadi kabut (nebula). Gaya tarik-menarik antar gas ini membentuk kumpulan kabut yang sangat besar dan berputar semakin cepat, materi kabut bagian khatulistiwa terlempar memisah dan memadat (karena pendinginan) kemudian menjadi planet-planet.
  2. Teori Planetesimal (Moulton-Chamberlein) : Pada mulanya telah terdapat matahari asal. Pada suatu ketika, matahari asal ini didekati oleh sebuah bintang besar, yang menyebabkan terjadinya penarikan pada bagian matahari. Gas yang meledak ini keluar dari atmosfer matahari, kemudian mengembun dan membeku menjadi planet.
  3. Teori Pasang Surut (Jean-Jeffreys) : Bahwa sebuah bintang besar mendekati matahari dalam jarak pendek, sehingga menyebabkan terjadinya pasang surut pada tubuh matahari, saat matahari itu masih berada dalam keadaan gas.
  4. Teori Proto-Planet : Gabungan teori pasang surut, planetesimal, dan awan kabut

Tata Surya dan Benda Langit Di Dalamnya

Pandangan tentang tata surya ada dua yaitu:
1.Geosentris : Anggapan ini menyatakan bahwa bumi merupakan pusat alam semesta dan pusat segala kekuatan, benda langit lainnya bergerak mengelilingi bumi.
2.Heliosentris : Anggapan ini menyatakan bahwa matahari merupakan pusat jagad raya.
Tata Surya tersusus dari beberapa benda langit yaitu bintang (matahari), planet, asteroid, dan komet (bintang berekor). Planet-planet dibagi:
1.Teristrial, Minor, Dalam : Merkurius, Venus (Bintang Kejora), Bumi, Mars
2.Jovian, Major, Luar : Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus

Sifat Fisik Bumi

  1. Rotasi Bumi : Masa rotasi Bumi pada sumbunya dalam dalam hubungannya dengan bintang ialah 23 jam, 56 menit dan 4.091 detik. Masa rotasi dalam kaitannya dengan Matahari ialah 24 jam. Efek rotasi bumi adalah
    a. Pergantian siang malam
    b. Perbedaan zona waktu
    c. Gerakan angin
  2. Revolusi Bumi : Kala revolusi bumi dalam satu kali mengelilingi matahari adalah 365¼ hari. Sepanjang Bumi berevolusi, rotasi bumi tidak selalu tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan berosilasi dengan kemiringan yang membentuk sudut hingga 23,50 derajat terhadap matahari. Efek revolusi bumi adalah:
    a. Gerak semu tahunan matahari
    b. Perbedaan zona iklim
    c. Pergantian musim
    d. Pergantian konstelasi bintang

Kelayakan Bumi Sebagai Ruang Hidup

  1. Bumi memiliki air dalam bentuk cair
  2. Bumi memiliki kandungan oksigen melimpah
  3. Bumi memiliki suhu yang tidak terlalu ekstrem
  4. Bumi memiliki daratan
  5. Bumi memiliki sistem lempeng normal

Baca Juga : Materi Ruang Lingkup geografi dan kunjungi channel youtube kami geo volcan