Kenapa Public Speaking Itu Penting dalam Kehidupan Sehari-hari?

Tips dan Trik781 Dilihat

Siapa yang biasanya kalau ditunjuk jadi pemateri atau moderator dalam sebuah kelompok presentasi, takut nggak bisa ngomong di depan banyak orang, takut jika nanti belibet ngomongnya diketawain, dan masih banyak ketakutan lainnya? Itulah kenapa public speaking itu penting.

Masih belum paham, pentingnya di mana? Oke, kita kupas sedikit-sedikit. Banyak yang bilang kalau public speaking itu seninya berbicara di depan umum. Meskipun begitu, banyak orang yang masih memandang sebelah mata betapa pentingnya hal tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari.

Apakah ilmu ini diajari di sekolah? Tentu saja, dan menurut saya sendiri, sepertinya setiap sekolah memang wajib mengajari siswanya dalam bidang public speaking, agar bisa berguna bagi mereka ke depannya, karna pada suatu hari, mereka akan membutuhkan hal tersebut.

Apa itu Public Speaking?

Public speaking adalah tindakan berbicara di depan umum atau di depan banyak orang dengan terorganisir untuk memberikan informasi, opini, atau bahkan mempersuasi mereka. Gampangnya, public speaking ini adalah cara atau teknik berbicara di depan banyak orang.

Dalam mempelajari bagaimana cara jadi public speaker yang baik, kita perlu belajar banyak hal mulai dari bagaimana cara atau kiat untuk meningkatkan skill public speaking sampai dengan apa saja yang harus kita hindari dalam hal tersebut.

Kenapa sih, Kok Kayaknya Penting Banget?

Sebagai pelajar pastinya tidak jarang tugas kita melibatkan yang namanya presentasi, tanya jawab, atau bahkan sampai bertukar informasi dan argumen. Untuk melakukan hal terseut, kita pastinya butuh skill public speaking yang baik.

“Alah, orang cuman nanyak aja apa susahnya sih?” Jika kalian sudah pandai berbicara dan banyak bacotnya, kalian mungkin memang sudah memiliki public speaking tingkat dewa, tapi tetap tidak boleh sombong. Kemampuan itu harus tetap diasah dan dilatih terus.

Untuk mengatasi ragu, kehilangan materi di tengah jalan saat melakukan hal-hal di atas, kita butuh skill public speaking. Bahkan besok saat kita berada di dunia kerja dan ingin memikat hati atasan agar menyetujui program yang ingin kita buat, kita juga btuh public speaking yang bagus agar atasan bisa mempercayai program itu ke kita sepenuhnya sebelum ia menyetujuinya. Di lingkungan masyarakat, kita juga butuh yang namanya public speaking saat musyawarah dan lain-lain. Maka dari itu, penting untuk kita mengasah skill public speaking kita dan masa SMA adalah waktu yang tepat untuk melakukan hal tersebut.

Image by pressfoto on Freepik

Cara Meningkatkan Skill Public Speaking

1. Latihan, Latihan, dan Latihan

Meskipun kita sudah jago berbicara di depan banyak orang, meskipun kita sudah tidak mengalami demam panggung, pembicaraan dan topik di kepala kita mengalir deras, kita masih tetap membutuhkan yang namanya latihan. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi masalah dan kesalahan yang tiba-tiba dan tidak bisa diprediksi.

Latihan public speaking itu perlu agar nanti ketika kita sudah di panggung (bukan berarti harus di panggung besar, maksudnya tempat di mana ada banyak orang) kita bisa mengatasi demam panggung, belibet, dan hal-hal tidak diinginkan lainnya. Kita bisa latihan dengan berbicara sendiri di depan cermin, rekaman di Hp, berbicara di depan teman, dan masih banyak lagi cara untuk melatih public speaking.

Dengan latihan, kita bisa mengetahui apa kelemahan dan kekurangan yang nantinya bisa kita perbaiki untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik lagi.

2. Kuasai Materi

Kalian pasti pernah presentasi sambil bawa buku catatan, contekan, atau bahkan membaca semuanya yang sudah ditulis di Power Point. Tenang, itu masih wajar dan aku juga pernah mengalaminya. Tapi seiring berjalannya waktu, aku merasa kalau aku presentasi dan berbicara di depan umum seperti memberikan materi kepada adik kelas, pidato, dan lain-lain dengan membawa teks itu terlihat kaku dan kurang profesional.

Ada kalanya kita bisa lupa materi atau topik apa yang sedang kita sampaikan, tapi alangkah baiknya jangan sampai itu membuat kita terdiam dan mempermalukan kita sendiri di depan banyak orang.

Baca Juga : Pengen Hemat? Ini Dia Tips Atur Keuangan Untuk Pelajar

Sebelum berbicara di depan banyak orang, kita harus menguasai topik atau materi yang akan kita samapikan, dengan itu kita bisa mengatasi blank saat penyampaian materi. Jadilah public speaker yang profesional dan bagus dengan belajar berbicara tanpa membawa contekan. Guru juga akan memberikan nilai sempurna jika kalian bisa menjelaskan materi tanpa membawa contekan.

3. Artikulasi Jelas dalam Public Speaking

Berbicara di depan banyak orang itu butuh banyak tenaga, entah dalam mengeluarkan suara atau hal yang lain. Jika ada banyak orang dan keadaan cukup berisik, kita harus bisa mengeluarkan suara kita dengan cukup keras agar apa yang kita sampaikan juga tetap bisa diterima dengan jelas oleh audiens. Artikulasi, nada, dan pelafalan kita juga harus jelas agar audiens juga menerima dengan baik materi atau topik yang tengah kita sampaikan.

4. Gunakan Body Language

Image by benzoix on Freepik

Body language atau bahasa tubuh itu juga diperlukan dalam public speaking. Nggak mungkin kan kita berbicara di depan banyak orang selama satu jam tapi posisi kita sikap lilin di tengah-tengah panggung terus sampai selesai. Yang ada meskipun bibir kita gerak, kita bakal dikira patung mistis yang bisa berbicara sendiri.

Kita bisa menguasai panggung. Anggap saja panggung ini memang diperkhususkan untuk orang spesial seperti kita. Gunakan bahasa tubuh yang seperlunya, jangan berlebihan, nanti dikira orang gila. Ekspresi juga bisa digunakan dan harus sinkron dengan topik yang kita jelaskan. Jangan sampai kita menjelaskan tentang pedihnya siksa kubur tapi ekspresi wajah kita gembira seperti menyambut hari raya, kan nggak nyambung.

5. Kenali Audiens

Sebelum memulai pembicaraan, adakalanya kita juga harus tahu siapa audiens kita, entah itu dari segi usia, kelamin, atau kategori yang lain. Nggak mungkin kan kita lagi berbicara di depan audiens anak-anak dengan usia sekitar 6-7 tahun tapi kita membicarakan tentang bagaimana menjalin rumah tangga yang baik. Yang ada besoknya kita viral dan dihujat banyak orag karna apa yang kita sampaikan kurang sesuai dengan audiens kita.

Mengenali audiens juga bisa membantu kita dalam menyiapkan materi, skrip, atau bahkan menyiapkan mental juga.

6. Selipkan Hiburan

Hiburan di sini bukan harus mengundang Agnez Mo buat manggung pas kita lagi menyampaikan materi ya, tapi hiburan kecil seperti games, lelucon, atau yang lainnya agar presentasi dan pembicaraan kita tidak membosankan. Audiens akan sangat senang dan mereka betah samapi rela meluangkan waktunya untuk mendengarkan pembicaraan kita sampai 24 jam juga tak apa. Itulah kenapa ilmu story telling juga perlu.

Baca Juga : Pentingnya Kemampuan Public Speaking dan Cara Meningkatkannya

Dalam mengasah public speaking atau melakukan hal tersebut, kita perlu menghindari beberapa hal, seperti :

  1. Membaca skrip atau contekan
  2. Berbicara terlalu cepat dan tidak dimengerti
  3. Tidak persiapan
  4. Menunjukkan ketidakpercayaan diri dan tidak profesional
  5. Mengganggu audiens

Manusia memang tempatnya salah, namun, jangan takut dihujat dan diolok banyak orang. Anggap saja mereka penyemangat agar kita bisa menjadi lebih baik lagi dan membalas mereka dengan hasil dari usaha kita. Semangat!