Pengertian Angin adalah  gerakan udara yang terjadi di atas permukaan bumi. Pada umumnya, angin bergerak horizontal. Namun, dalam meteorology kita temukan juga angin yang bergerak vertikan atau mengikuti lereng. Pengertian angin udara yang bergerak dari daerah bertekanan maksimum menuju daerah yang bertekanan minimum, angin memiliki dua unsur utama, yaitu kecepatan angin dan arah angin. Kecepatan angin diukur dengan anemometer. Alat ini terdiri atas tiga cangkir (cup) yang dipasang pada ujung tangkai secara horizontal. Perputaran cangkir menyebabkan bagian tengah juga berputar dan kecepatan angin dapat diketahui. Kecepatan angin diukur dalam satuan knots atau kilometer/jam.

Arah angin selalu diukur sesuai arah tiupannya,arah angin dapat diketahui dengan mengunakan bendera angin (wind vane). Alat ini selalu mengaruh dari mana angin bertiup. Penentuan arah dan kecepatan angin bermanfaat sekali dalam dunia penerbangan dan pelayaran.

Angin sangatlah bermanfaat bagi kita semua, contoh kecilnya angin sangat berperan dalam dunia penerbangan , kelautan, dll. Angin juga memberikan manfaatnya kepada tumbuhan memerlukan angin untuk berkembang biak. Hewan memerlukan angin untuk mencium mangsanya. Angin sangat sangat besar manfaatnya bagi kehidupan makhluk hidup.

Jenis-jenis Angin

Pada dasarnya angin di permukaan bumi dapat membedakan menjadi dua, yaitu angin tetap dan angin local. Angin tetap adalah angin yang bergerak terus menerus sepanjang tahun dengan arah yang tetap. Contohnya , angin barat, angin timur, dan angin pasat.

1.Angin pasat

Angin pasat adalah angin yang berhembus terus-menerus dari daerah maksimum subtropik kedaerah minimum khatulistiwa. Di belahan bumi utara terdapat angin pasat timur laut dan di selatan angin pasat tenggara.

2.Angin Antipasat

Udara yang naik di daerah khatulistiwa yang setelah sampai di daerah khatulistiwa yang setelah sampai di lapisan atas, mengalir kearah kutub, dan turun kearah subtropik

3.Angin Barat

Angin barat terjadi dari zona tekanan maksimum subtropik utara bertiup kearah utara. Karena pengaruh rotasi angin ini, kemudian membelok ke arah timur menjadi angin barat. Zona antara 40°-60° LU dan di zona antara  40°-60° LS bertiup angin barat.

4.Angin timur

Sekitar Kutub Utara dan kutub selatan sampai sekitar lintang 60° LU dan 60° LS bertiup angin Timur

5.Angin Lokal

Angin lokal terjadi akibat perbedaan tekanan udara di dua daerah yang berdekatan. Di pantai bertiup angin darat dan angin laut. Di daerah pegunungan bertiup angin lembah, angin gunung, dan angin turun yang kering. Di daerah yang lebih luas, antara asia dengan Australia bertiup angin musim. Jenis- jenis angin lokal adalah sebagai berikut :

Angin darat dan angin laut

Angin darat adalah angin yang berhembus dari darat ke laut. Angin darat terjadi pada malam hari. Angin laut adalah angin yang berhembus dari laut ke darat. Angin laut terjadi siang hari.

Angin gunung dan angin lembah

Angin lembah adalah angin yang bergerak dari lembah ke gunung. Angin lembah terjadi pada siang hari. Angin gunung adalah angin yang bertiup dari gunung kea rah lembah. Angin gunung terjadi pada malam hari.

Angin fohn ( angin terjun)

Angin fohn ialah angin yang bertiup dari puncak pegunungan menuju lembah. Angin seperti itu bersifat kering dan panas. Angin fohn terjadi karena massa yang mengandung uap air naik ke suatu lereng pegunungan, sehingga suhunya turun terus menerus sampai mencapai kondensasi dan menurunkan hujan. Ketika sampai di puncak pegunungan, massa udara yang telah kering tersebut turun melalui lereng sebelahnya dengan suhu yang terus-menerus naik.

Angin siklon dan Antisiklon

Angin siklon, adalah angin yang masuk dari daerah bertekanan udara maksimum yang mengelilingi udara daerah bertekanan udara minimum (daerah depresi), sehingga garis isobar tertutup (berbentuk lingkaran) dan udara bergerak memusat kearah dalam. Di dalam belahan bumi utara, berlawanan arah jarum jam. Sedangkan di belahan bumi selatan searah dengan arah jarum jam. Siklon yang bergerak dibedakan menjadi:

Siklon tropis yang terjadi di wilayah lautan pada lintang 10°-20°,

Siklon ekstratropis yang terutama terjadi di wilayah sekitar lintang 35°-65°

Tornado yaitu badai angin siklonik dengan kekuatan angin tinggi.

Angin antisiklon adalah angin yang bergerak dari suatu daerah bertekanan maksimum yang dikelilingi oleh massa udara bertekanan minimum, sehingga udara berputar keluar. Di belahan bumi utara, searah dengan jarum jam, sedangkan di belahan bumi selatan, berlawanan dengan arah jarum jam.

Baca juga beberapa artikel kami di sini atau di channel youtube kami