Hai sahabat geovolcan selamat datang di kelas geografi kali ini kita akan membahas tentang pengertian ketahanan pangan, bahan industri, serta energi baru dan terbarukan.

Kita sebagai manusia pasti mempunyai kebutuhan pokok atau kebutuhan dasar yang terdiri dari sandang (pakaian), pangan (makanan) dan papan (tempat tinggal).

Pada kondisi ini Kebutuhan pangan harus dipenuhi manusia pemenuhan kebutuhan pangan sangat tergantung pada ketersedian bahan pangan di suatu wilayah.

pangan sendiri merupakan kebutuhan dasar manusia dan memiliki peran yang penting dalam pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia.

Oleh karena itu, ketersediaan pangan menjadi hal yang cukup penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia tersebut.

Pengertian Ketahanan Pangan

full length of man on water
Photo by Pixabay on Pexels.com

Dalam Undang-Undang No. 18 tahun 2012 tentang Ketahanan Pangan dicantumkan beberapa definisi terkait dengan pangan yaitu:

1. Pangan

Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air,

baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia,

termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau minuman.

2. Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.

3. Keamanan pangan

Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia

serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi.

4. Produksi Pangan

Produksi pangan adalah kegiatan atau proses menghasilkan, menyiapkan, mengolah, membuat, mengawetkan, mengemas, mengemas kembali, dan/atau mengubah bentuk pangan.

5. Pangan Pokok

Pangan pokok adalah pangan yang diperuntukkan sebagai makanan utama sehari-hari sesuai dengan potensi sumber daya dan kearifan lokal.

6. Penganekaragaman Pangan

Penganekaragaman pangan adalah upaya peningkatan ketersediaan dan konsumsi Pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan berbasis pada potensi sumber daya lokal.

7. Pangan Segar

Pangan segar adalah pangan yang belum mengalami pengolahan yang dapat dikonsumsi langsung dan/atau yang dapat menjadi bahan baku pengolahan pangan.

8. Sanitasi Pangan

Sanitasi pangan adalah upaya untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi pangan yang sehat dan higienis yang bebas dari bahaya cemaran biologis, kimia, dan benda lain..

Sedangkan pendapat lain, Food and Agriculture (FAO) yang merupakan organisasi dibawah naungan PBB mendefinisikan

ketahanan pangan sebagai ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. Sebuah rumah tangga dikatakan memiliki ketahanan pangan jika penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan atau dihantui ancaman kelaparan.

4 Komponen Ketahanan Pangan

Terdapat empat komponen yang harus dipenuhi untuk mencapai kondisi ketahanan pangan, yaitu:

Kecukupan ketersediaan pangan

Ibarat dalam sebuah rumah tangga, kebutuhan pangan harus ada setiap hari dan tidak mengalami kekurangan. Begitu pula suatu negara harus bisa memberikan atau menjamin butuhan pangan masayarakatnya tidak mengalami kekurangan

Stabilitas ketersediaan pangan

Stabilitas ketersediaan pangan tanpa fluktuasi dari musim ke musim atau dari tahun ke tahun, yaitu adanya kestabilan dalam mencari bahan pangan

Aksesibilitas atau keterjangkauan terhadap pangan

ketika mencari kebutuhan pangan tidak mengalami kesulitan

Kualitas dan keamanan pangan

pangan yang kita konsumsi tidak megalami kerusakan dan tidak berbahaya.

Penjelasan tentang ketahanan nasional bisa kalian lihat di video di bawah ini.

Ketahanan Industri

air air pollution chimney clouds
Photo by Pixabay on Pexels.com

Indonesia merupakan negara dengan hasil kekayaan sumber daya alam yang sangat besar dan melimpahnya sumber daya alam mendorong pemanfaatan diberbagai bidang pembangunan.

Indonesia yang dahulu dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar aktivitasnya agraris karena sebagian besar aktivitas ekonominya bertumpu disektor pertanian kini mengalami pergeseran. sektor industri mulai berkembangsebagai bentuk pemanfaatan kekayaan sumber daya alam.

Hasil sumber daya alam ini masih berupa bahan mentah, yang nantinya akan di olah supaya memberikan nilai tambah dan nilai jual. Salah satu cara menjadikan sumber daya alam ini ialah menjadikan sebagai bahan industri.

Bahan industri adalah semua bahan yang di dapat dari sumber daya alam dan diperoleh dari usaha manusia untuk di manfaatkan lebih lanjut, misalnya kapas untuk industri tekstil, batu kapur untuk industri semen, biji besi untuk industri besi dan baja.

Bahan industri merupakan bahan mentah yang diolah atau tidak diolah yang dapat di manfaatkan sebagai sarana produksi dalam industri, misalnya dari selain contoh di atas adalah minyak kelapa sebagai bahan baku industri margarine.

Intinya pemanfaatan dan pengolahan  sumber daya alam supaya mempunyai nilai tambah dan nilai jual tinggi.

baca juga materi geografi sumber daya alam

Pengelolaan Sumber Energi baru dan terbarukan

black and silver solar panels
Photo by Pixabay on Pexels.com

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki curah hujan yang tinggi, mempunyai iklim tropis dan dilewati dua jalur pegunungan yang aktif. Hal ini memungkinkan indonesia mempunyai sumber energi baru dan terbarukan.

Potensi sumber daya energi baru dan terbarukan di indonesia sangatlah besar

faktanya Perlu pengolahan yang tepat agar dapat mendorong terciptanya ketahanan energi nasional

Secara pengertian energi baru adalah sumber energi yang dapat dijadikan sebagai alternatif sumber energi,

Sememtara energi terbarukan merupakan energi yang dihasilkan dari sumber energi yang berkelanjutan jika dikelola dengan baik, antara lain tenaga surya, panas bumi, angin, bioenergi, radiasi sinar matahari, aliran air ataupun air terjun.

Intinya sumber energi terbarukan harus energi yang ramah lingkungan,

dan tidak memberikan dampak yang besar terhadap perubahan iklim dan pemanasan global. 

Di bawah ini beberapa contoh pengelolaan sumber energi baru dan terbarukan

Pengelolaan sumber panas bumi

Potensi energi panas bumi perlu dikelola untuk mendukung ketahanan energi nasional, energi ini berupa air panas alami dari dalam bumi yang bercampur dengan udara dan menghasilkan uap panas (steam) uap panas ini dimanfaatkan sebagai energi pembangkit listrik.

Pengelolaan energi air

Potensi sumber energi air perlu dikelola dengan baik untuk mendukung ketahanan energi nasional. Sumber energi air yang berasal dari bendungan dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik.

Sungai yang dibendung mempunyai energi potensial, energi ini diubah menjadi energi gerak dengan cara air dialirkan untuk memutar generator pembangkit listrik.

Pengelolaan Energi Angin

Wilayah pesisir mempunyai potensi energi angin yang besar, energi angin bisa di kembangkan sebagai pembangkit listrik tenaga angin. Hal ini dapat dilakukan melalui tiga cara berikut.

  • Onshore, turbin di pasang pada jarak 3 km atau lebih dari garis pantai
  • Nearshore, turbin dipasang dengan jarak 3-10 km ke arah laut dari garis pantai
  • Offshore, turbin angin dipasang dengan jarak lebih dari 10 km dari garis pantai.

Pengelolaan energi surya/matahari

Energi surya merupakan sumber energi baru dan terbarukan yang sangat berpotensi dikembangkan di indonesia. Energi surya atau matahari dapat di ubah menjadi energi listrik.

Bagaimana caranya ? sel surya (solarcell) dipasang untuk menangkap panas sinar matahari, sel surya menghasilkan energi listrik melalui proses fotovoltaik.

Sel surya adalah komponen elektronik yang mampu mengubah energi sinar gelombang pendek menjadi energi listrik.

Pengelolaan energi biomassa

Biomassa merupakan bahan organik yang umumnya berasal dari tanaman dan Biomassa adalah jenis bahan organik baru terbarukan yang ramah lingkungan.

Kalian akan mudah menemukan bahan biomassa seperti batok dan serabut kelapa, sekam padi, serta sampah organik.

Pengelolaan biomassa makin berkembang seiring dengan peningkatan jumlah sampah. Pemerintah terus mengembangkan pembangkit listrik tenaga biomassa yang ramah lingkungan.

Pengelolaan energi biogas

Biogas merupakan bahan energi baru terbarukan yang tersedia melimpah di lingkungan. Biogas memanfaatkan gas metan pada kotoran hewan ternak menjadi bahan bakar.

Energi Biogas sangat berpotensi dikembangkan di daerah pedesaan, Bahan baku yang melimpah serta pengelolaan yang sederhana menjadikan biogas sebagai energi alternatif yang efesien.

Masyarakat hanya perlu membangun tangki penampungan kotoran ternak

kemudian masyarakat harus membuat jaringan pipa dari instalalsi menuju ke rumah-rumah warga.

melimpahnya sumber daya energi baru dan terbarukan di Indonesia yang dapat mencukupi kebutuhan masyarakat yang dihararapkan menjadi solusi untuk mengantikan energi tidak terbarukan di indonesia.

Demikian materi untuk kelas geografi kali ini, yuk maen ke youtube kami di geo volcan