Bidang ekuator Bumi berada pada posisi miringnya terhadap bidang ekliptika sebesar 23.5⁰. Kondisi ini menimbulkan perubahan posisi semu Matahari jika di lihat dari Bumi. Apa saja dampak miringnya orbit rotasi bumi ?

  • Negara yang terletak di lintang tinggi mengalami variasi durasi siang dan malam sepanjang tahun. Di belahan bumi utara, durasi siang lebih lama pada bulan juni dan durasi siang lebih cepat pada bulan Desember. Sebaliknya, di belahan bumi selatan durasi siang lebih cepat pada bulan Juni dan durasi siang lebih lama pada bulan Desember.
  • Posisi Matahari saat terbit berbeda-beda selama setahun,. Kondisi ini menyebabkan gerak semu matahari. Cahaya matahari dapat menyinari seluruh permukaaan sesuai posisi semu matahari

Jika bidang ekuator tidak miring, seluruh bumi akan mengalami situasi seperti pada bulan maret atau september durasi siang dan malam sama. Akan tetapi, suhu udara berbeda di setiap tempat. Dekat ekuator seperti Indonesia akan mengalami suhu udara terasa panas. Sementara itu, di daerah lintang tinggi, suhu udaranya lebih dingin dari pada di daerah ekuator.

itulah inti dari dampak miringnya orbit rotasi bumi, penjelasan lebih lengkapnya silahkan baca di materi dinamika planet bumi

Materi Selengkapnya bisa di baca : Dinamika Planet Bumi