Definisi Geomorfologi

geomorfologi1227 Dilihat

Definisi Geomorfologi – Hai sahabat geografi, mungkin di saat kalian pelajaran geografi di kelas secara umum tidak ada materi atau pembasan tentang apa itu bab geomorfologi ? tapi saat kelas 10 kalian mempelajari tentang lapisan Litosfer dan dampak bagi kehidupan, materi geomorfologi secara signifikan akan di ajarkan saat kalian mengikuti olimpiade geografi atau saat kalian memasuki perguruan tinggi jurusan geografi.

Tapi secara umum gemorfologi juga di bahas pada bab litosfer pada kelas 10 sebagai pengantar bentuk lahan yang ada di permukaan bumi.

APA ITU GEOMORFOLOGI?

Geomorfologi merupakan ilmu tentang roman/bentuk muka bumi beserta aspek aspek yang mempengaruhinya. Kata Geomorfologi (Geomorphology) berasal bahasa Yunani, yang terdiri dari tiga kata yaitu: Geos (earth/bumi), morphos (shape/bentuk), logos (knowledge atau ilmu pengetahuan). Berdasarkan dari kata-kata tersebut, maka pengertian geomorfologi merupakan pengetahuan tentang bentuk-bentuk permukaan bumi.

Berikut Pengengetian Geomorfologi menurut beberapa ahli :

Menurut Worcester (1939),

geomorfologi merupakan diskripsi dan tafsiran dari bentuk roman muka bumi. Definisi Worcester ini lebih luas dari sekedar ilmu pengetahuan tentang bentangalam (the science of landforms), sebab termasuk pembahasan tentang kejadian bumi secara umum, seperti pembentukan cekungan lautan (ocean basin) dan paparan benua (continental platform), serta bentuk-bentuk struktur yang lebih kecil dari yang disebut diatas, seperti plain, plateau, mountain dan sebagainya.

Menurtu Lobeck (1939)

bukunya “Geomorphology: An Introduction to the study of landscapes”. Landscapes yang dimaksudkan disini adalah bentangalam alamiah (natural landscapes). Dalam mendiskripsi dan menafsirkan bentuk-bentuk bentang alam landform atau landscapes) ada tiga faktor yang diperhatikan dalam mempelajari geomorfologi, yaitu: struktur, proses dan stadia. Ketiga faktor tersebut merupakan satu kesatuan dalam mempelajari geomorfologi.

Ahli geolomorfologi mempelajari bentuk-bentuk bentang alam yang dilihatnya dan mencari tahu mengapa suatu bentang alam terjadi, Disamping itu juga untuk mengetahui sejarah dan perkembangan suatu bentangalam, disamping memprediksi perubahan perubahan yang mungkin terjadi dimasa mendatang melalui suatu kombinasi antara observasi lapangan, percobaan secara fisik dan pemodelan numerik.

Baca Juga :
Prinsip Geomorfologi
Bentuk Lahan Asal Proses Fluvial

Geomorfologi sangat erat kaitannya dengan bidang ilmu seperti fisiografi, meteorologi, klimatologi, hidrologi, geologi, dan geografi. Kajian mengenai geomorfologi yang pertama kalinya dilakukan yaitu kajian untuk pedologi, satu dari dua cabang dalam ilmu tanah. Bentangalam merupakan respon terhadap kombinasi antara proses alam dan antropogenik.

Bentangalam terbentuk melalui pengangkatan tektonik dan volkanisme, sedangkan denudasi terjadi melalui erosi dan mass wasting. Hasil dari proses denudasi diketahui sebagai sumber bahan sedimen yang kemudian diangkut dan diendapkan di daratan, pantai maupun lautan. Bentangalam dapat juga mengalami penurunan melalui peristiwa amblesan yang disebabkan oleh proses tektonik atau sebagai hasil perubahan fisik yang terjadi dibawah endapan sedimen. Proses proses tersebut satu dan lainnya terjadi dan dipengaruhi oleh perbedaan iklim, ekologi, dan aktivitas manusia.

sekian penjelasan tentang Definisi Geomorfologi

Lihat juga : TENAGA EKSOGEN PEMBENTUK MUKA BUMI | EROSI

Baca Juga :