Kebudayaan Indonesia Yang Diakui Dunia

GEOVOLCAN.com – Hai sahabat geo kali ini yuk belajar tentang kebudayaan Indonesia yang diakui dunia. Apa saja budaya budaya yang sudah di nobatkan atau di akui oleh UNESCO?

Apa itu UNESCO? United Nations Educational, Scientific, and Culturan Organization ( UNESCO) merupakan organisasi yang memiliki tujuan mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antar negara melalui berbagai bidang.Salah satunya kebudayaan.

Contoh kebudayaan Indonesia yang telah Diakui UNESCO sebagai berikut.

Angklung

Merupakan alat musik tradisional dari jawa barat. Angklung terbuat dari bambu dan dibunyikan dengan cara digoyangkan. Angklung terdiri dari atas dua atau lebih batang bambu dalam berbagai ukuran sesuai dengan kebutuhan tinggi rendahnya nada.

Bambu yang digunakan sebagai bahan Angklung yaitu bambu hitam( awi wulung) dan bambu putih ( awi temen).

Setiap nada yang dihasilkan berasal dari benturan tabung bambu yang berbentuk Bilah dengan ukuran kecil hingga besar. Angklung terdaftar di UNESCO sebagai karya Agung warisan budaya lisan dan non benda buatan manusia sejak November 2010.

Baca Juga : Materi Keragaman Budaya Indonesia

Wayang Kulit

Merupakan kekayaan budaya Indonesia yang bernilai tinggi karena menggabungkan berbagai macam kesenian Seperti seni kriya, sastra, dan musik.

Wayang merupakan Seni pertunjukan asli Indonesia yang berkembang di pulau Jawa dan Bali.pertunjukan wayang juga populer di beberapa daerah seperti Sumatera dan semenanjung Malaya yang terpengaruh kebudayaan Jawa dan Hindu.

Dalam setiap pertunjukan wayang kulit terdapat komponen dalang, boneka sebagai alat Peraga, dan cerita yang mengandung pesan moral. Pertunjukan wayang di Indonesia memiliki gaya tutur dan keunikan tersendiri yang merupakan Mahakarya asli Indonesia. Bangsa oleh karena itu UNESCO memasukannya dalam daftar pepresentatif budaya tak benda warisan manusia pada tahun 2003.

Tari Saman

Tari saman merupakan sebuah tarian tradisional suku Gayo di provinsi Aceh. Tarian ini biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa penting dalam adat.

Dari sama digunakan sebagai media dakwah penyebaran agama Islam. Dakwah tersebut disampaikan melalui syair lagu dengan bahasa Arab dan Gayo. UNESCO Mengakui tari saman sebagai warisan dunia karena keunikan dalam gerakan dan kostum serta memiliki filosofi universal. Tari saman ditetapkan UNESCO sebagai daftar representatif budaya tak benda warisan manusia dalam sidang ke-6 di Bali pada 24 November 2011.

Subak

Merupakan sebuah organisasi masyarakat petani di Bali yang khusus mengatur sistem irigasi sawah secara tradisional. Pembagian air dilakukan secara adil dan Merata. Selain itu waktu menanam dan jenis padi yang ditanam ditentukan bersama.

Para petani mendapatkan bagian akhir sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam musyawarah. Kegiatan dalam organisasi Subak meliputi masalah pertanian dan ritual peribadatan memohon rezeki serta kesuburan. Pada 29 Juni 2012 coba ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO dalam sidang ke-36 di Saint Petersburg, Rusia.

Batik

Batik merupakan kain bergambar yang pembuatannya dilakukan secara khusus dengan menuliskan atau menerapkan malam pada kain menggunakan alat yang disebut Canting. Motif batik setiap daerah di Indonesia berbeda beda hal ini yang membuat hati menjadi unik yang mempunyai karakteristik berbeda di setiap daerah.

Batik di Indonesia telah di tetapkan oleh UNESCO Sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non bendawi sejak 2 Oktober 2009.

Noken

Noken merupakan tas hasil kerajinan tangan masyarakat Papua. Noken terbuat dari kulit kayu yang Dikeringkan, kemudian dipintal menjadi Benang dan di Anyam. Masyarakat Papua biasanya menggunakan nya untuk membawa berbagai hasil pertanian seperti sayuran, ubi-ubian, dan barang dagangan ke pasar. Selain itu, Noken biasanya digunakan untuk menggendong anak. UNESCO telah menetapkan noken menjadi warisan budaya Indonesia sejak Desember 2012.

Seni Rakit Kapal Pinisi

Teknik dan seni membuat kapal Pinisi yang turun Temurun dimiliki bangsa Indonesia ini telah diakui menjadi warisan budaya tak benda dunia versi UNESCO. Pinisi merupakan kapal layar tradisional khas Indonesia yang berasal dari suku Bugis dan Makasar di Sulawesi Selatan.

Dikenal sebagai jenis amal, Pinisi pada dasarnya merupakan nama layar. Kapal Pinisi umumnya memiliki dua tiang layar utama dan tujuh buah layar, tiga Dudung depan, dua di bagian depan, dan dua di bagian belakang. Kapal Pinisi diketahui telah ada sejak sebelum 1500 Masehi dalam membuat kapal Pinisi dibutuhkan sedangkan prosesi adat.

Sekian beberapa Kebudayaan Indonesia Yang Diakui Dunia semoga bermanfaat lihat juga : Tipe Tipe Gunung Api | Berdasarkan Bentuk, Tenaga Gas, dan Aktifitasnya