Hai sahabat geovolcan kali ini kita akan belajar menghitung angka kelahiran dan kematian pada materi geografi dinamika penduduk kelas 11 SMA/MA, oke langsung saja kita di bahas di bawah.

Menghitung Angka Kelahiran Kasar ( Crude Birth Rate)

Menunjukan jumlah kelahiran per 1000 penduduk dalam suatu periode tertentu biasanya satu tahun. Angka ini diperoleh dengan membagi jumlah kelahiran yang terjadi dengan jumlah penduduk pada pertengahan tahun.

CBR= \frac{B}{P}X k

Keterangan =

B = jumlah kelahiran pada suatu tahun tertentu
P = jumlah penduduk pada pertengahan tahun
k = 1000

Untuk mengkatagorikan tinggi rendahnya tingkat kelahiran suatu wilayah dapat menggunakan penggolongan angka kelahiran kasar (CBR) sebagai berikut :

  • 1.Angka kelahiran rendah apabila kurang dari 30 per 1000 penduduk.
  • 2.Angka kelahiran sedang, apabila antara 30-40 per 1000 penduduk.
  • 3.Angka kelahiran tinggi, apabila lebih dari 40 per 1000 penduduk.

Contoh soal:

Berdasarkan data monografi desa, pada tahun 2019 di Desa Genteng, terjadi kelahiran sebanyak 93 bayi. Jumlah penduduk di Desa Genteng pada tahun yang sama adalah 5.216 jiwa. Angka kelahiran kasar Desa Sukatani tahun 2019 adalah ….

Jawab :

Diketahui
B = 93 jiwa
P = 5.216 Jiwa
CBR =…?

CBR = \frac{B}{P}X 1000= \frac{93}{5216}X 1000 = 17,83 =18

Jadi, CBR Desa Genteng tahun 2019 adalah 18 Jiwa, yang artinya tiap 1000 orang penduduk di desa Genteng lahir 18 bayi. Apabila melihat dari kategori tingkat kelahiran maka tingkat kelahiran bayi di desa Genteng pada tahun 2019 tergolong rendah.

Baca juga materi selain menghitung angka kelahiran dan kematian:

Materi Dinamika Penduduk
Faktor Pengembangan WIlayah

Menghitung Angka Kelahiran Umum (General Fertility Rate)

Angka ini menunjukan jumlah kelahiran per 1000 perempuan dalam usia reproduksi ( 15-44 atau 15-49 tahun) dalam suatu periode tertentu. Untuk menghitung angka kelahiran ini diperlukan data tentang jumlah penduduk wanita pada usia reproduksi

GFR =  \frac{B}{P_f}X k

Keterangan
B = Jumlah Kelahiran
Pf = Jumlah wanita umur 15-44 atau 15-49 tahun
k = konstanta 1000

Contoh Soal

Pada kecamatan Gambiran banyaknya wanita berumur 15-49 tahun pertengahan tahun 2020 ada 6000 orang, sedangkan jumlah bayi yang lahir 600 orang.berapa GFR nya ?

Jawab:
DIketahui
B = 600 jiwa
Pf = 6.000 jiwa
GFR =…?

GFR = \frac{B}{P_f}X k= \frac{600}{6000}X 1000=100

Dari jawaban di atas artinya setiap 1.000 wanita berumur 15-49 tahun dalam satu tahun jumlah kelahiran ada 100 bayi

Angka Kelahiran Menurut Umur ( Age Specific Fertility Rate)

Angka ini menunjukan banyaknya kelahiran menurut umur dari wanita yang berada dalam kelompok umur 15-49 tahun. Ukuran ini lebih baik daripada kedua ukuran diatas, karena pengaruh daripada variasi kelompok umur dapat dihilangkan.

Rumus :

ASFR_x= \frac{B_x}{P_{fx}}X k

Keterangan:

x = umur wanita ( dalam kelompok 5 tahunan = 15-19; 20-24; 25-29; 30-34; 35-39; 40-44; 45-49)
Bx = jumlah kelahiran dari wanita pada kelompok umur x
Pfx = jumlah wanita pada kelompok umur x

Contoh Soal

Berdasarkan data monografi desa, pada tahun 2019 di Desa Kalibaru, wanita berumur 45-49 tahun pertengahan tahun 2019 sebanyak 659 jiwa. Terjadi kelahiran sebanyak 11 bayi, pada kelompok wanita usia tersebut. Jumlah penduduk di Desa Kalibaru pada tahun yang sama adalah 5.216 jiwa. Angka kelahiran menurut umur Desa Sukatani tahun 2019 adalah ….

Jawab;
Jumlah kelahiran pada wanita usia 45 – 49 = 11 jiwa
Jumlah penduduk wanita berusia 45 – 49 = 659 jiwa
ASFR =…?

ASFR= \frac{11}{659}X 1000 = 16,69 = 17 

Jadi ASFR 17, artinya setiap 1000 wanita umur 45-49 tahun dalam 1 tahun jumlah kelahiran ada 17 bayi

Menghitung Angka Kematian Kasar (Crude Birth Rate)

Menunjukkan jumlah kematian per 1000 penduduk dalam periode tertentu.
Rumus CDR:

CDR = \frac{D}{P}X k

Keterangan:

CDR       : angka kematian kasar;
D            : jumlah kematian dalam periode tahun tertentu;
P             : jumlah penduduk pada pertengahan tahun tertentu;
k             : konstanta, bisanya 1000.

Untuk mengkategorikan tinggi rendahnya tingkat kematian suatu wilayah dapat menggunakan Penggolongan angka kelahiran kasar adalah sebagai berikut.

  • 1. angka kematian rendah apabila kurang dari 10 per 1000 penduduk
  • 2. angka kematian sedang, apabila antara 10 – 20 per 1000 penduduk
  • 3. angka kematian tinggi, apabila lebih dari 20 per 1000 penduduk

Contoh Soal

Pada pertengahan tahun 2020 jumlah penduduk di kecamatan rogojampi sebanyak 10.000 Jiwa dan jumlah penduduk yang mati ada 500 orang. berapa moralitasnya ?

Jawab

CDR=\frac{D}{P}X k=\frac{500}{10.000}X 1000=50

artinya setiap 1000 orang dalam 1 tahun jumlah penduduk yang mati ada 50 orang.

Menghitung Angka Kematian Menurut Umur (Age Specific Death Rate)

Angka ini menunjukkan hasil yang lebih teliti dibandingkan dengan angka kematian kasar karena angka ini menyatakan banyaknya kematian pada kelompok umur tertentu per 1000 penduduk dalam kelompok umur yang sama.

ASDR_x=\frac{D_x}{P_x}X k

Keterangan:

ASDRx    : angka kematian menurut kelompok umur tertentu pada tahun tertentu
Dx          : jumlah penduduk yang meninggal pada kelompok umur x pada tahun tertentu;
Px           : jumlah penduduk pada kelompok umur x pada pertengahan tahun;
x             : kelompok umur;
k             : konstanta, bisanya 1000.

Contoh soal :

Berdasarkan data monografi desa, pada tahun 2019 di Desa Sukatani, jumlah penduduk pada usia 0 – 14 tahun sebanyak 1895 jiwa. Terjadi kematian sebanyak 14 jiwa, pada kelompok usia tersebut. Jumlah penduduk di Desa Sukatani pada tahun yang
sama adalah 5.216 jiwa. Angka kematian menurut umur Desa Sukatani tahun 2019 adalah ….

Jawab :

Diketahui,
Jumlah kelahiran pada usia 0 sd 14 = 14 jiwa
Jumlah penduduk berusia 0 sd 14 = 1895 Jiwa
Ditanya,
berapa ASDR nya ?

ASDR= \frac{14}{1895}X 1000=7,38=7

Jadi, disetiap 1000 penduduk umur 0-14 tahun dalam 1 tahun jumlah kematian ada 7 orang

Sekian materi tentang menghitung angka kelahiran dan kematian