Morfologi Laut

Hidrosfer14411 Dilihat

Geovolcan.com – Hai sahabat geografi kali ini kita akan belajar mengenai morfologi laut, apa sih morfologi itu ? secara pengertian morfologi adalah pengetahuan tentang bentuk. Jadi, Morfologi laut bisa diartikan bentukan-bentukan dari dasar laut atau relief dasar laut.

Bentuk-bentuk Morfologi Dasar Laut

a. Dangkalan/ Paparan Benua/ Landas Kontinen( Continental Shelf)

Ialah dasar laut dangkal di sejauh pesisir laut. Kedalamannya kurang dari 200 mdpl, kemiringan lereng tidak lebih dari 10, serta bagian dari daratan( kontinen). Paparan daratan ialah bagian daratan yang tergenang air laut dan serta sangat berarti untuk perikanan karena persyaratan hidup ikan bisa terpenuhi, misalnya cahaya matahari bisa menembus pada kedalaman tersebut.

Contoh: Dangkalan Sunda yang terletak diantara Pulau Jawa, Kalimantan, serta Sumatra yang ialah bagian dari Daratan Asia dan Dangkalan Sahul yang terletak diantara Daratan Australia serta Pulau Papua yang ialah bagian dari Daratan Australia.

b. Lereng Benua( Continental Slope)

Merupakan bagian dasar laut yang ialah kelanjutan dari paparan benua sehingga posisinya berbatasan dengan paparan benua, mempunyai kemiringan dekat 50 dengan kedalaman antara 200- 1. 800 meter di dasar permukaan laut. Bila dibanding dengan kemiringan paparan daratan, pada lereng daratan terjalin penyusutan yang sangat tajam.

c. Pulau Gunung Api Laut( Volcanic Island)

Merupakan suatu pulau vulkanik yang kakinya di dasar laut, sebaliknya tubuh puncaknya timbul ke atas permukaan laut. Contoh: Pulau Gunung Api di Laut Banda.

baca juga : Zona Pesisir dan Zona Laut

d. Punggung Laut( Ridge)

Merupakan punggung laut pegunungan yang terdapat di dasar laut serta ialah sesuatu wujud proses peninggian yang ada di atas lautan( sea floor) yang seragam dengan terdapatnya gunung- gunung di daratan.

Contoh: Punggung Tengah Lautan Atlantik( Mid Ocean Ridge). Punggung Laut ini terletak di Lautan Atlantik memanjang arah utara- selatan kurang lebih 23. 000 kilometer.

e. Lubuk Laut/ Abisal Plain( Basin)

Dalam bahasa Belanda diucap bekken, ialah daerah dasar laut berbentuk cekungan( tekanan mental) yang kedalamannya menggapai 2. 000 meter di dasar permukaan laut.

Contoh: basin Indo- Australia di Samudra Hindia serta lubuk Laut Sulawesi.

f. Guyot

Merupakan gunung laut yang puncaknya datar serta puncaknya tidak bisa menggapai permukaan laut. Wujudnya semacam meja. gram. Palung Laut( Trench) Dalam bahasa Belanda diucap trog) ialah daerah dasar laut berbentuk ngarai yang sangat dalam, kecil, serta panjang. Palung laut mempunyai kedalaman sampai ribuan m.

Contoh: Palung Laut Mindanao kedalamannya 10. 500 meter, Palung Laut Jawa kedalamannya 8. 000 meter, Palung Laut Jepang kedalamannya 9. 435 meter, serta Palung Mariana kedalamannya menggapai 11. 000 meter.

h. Ambang Laut( Drempel)

Merupakan pegunungan di dasar laut yang terletak diantara 2 laut dalam. Contoh: Ambang Laut Sulu, di barat energi dari Filipina yang memisahkan Laut Tiongkok Selatan serta Laut Sulawesi.

i. Gunung Api Laut( Seamount)

Merupakan gunung api yang timbul dari dasar lautan namun tidak bisa menggapai ke permukaan laut( semacam guyot hendak namun puncaknya runcing). Seamount memiliki lereng yang curam serta berpuncak runcing, mungkin memiliki besar hingga 1 kilometer/ lebih.

dasar laut
Sumber gambar : geografi.org

Lihat juga : Materi Hidrosfer Bagian Laut