Hai sahabat geovolcan kali ini kita akan belajar tentang Perbedaan Siklon dan Antisiklon, ketika kita belajar tentang angin dan massa udara nanti ada istilah angin siklon dan antisiklok apa sih berbedaan kedua angin tersebut, mari kita bahas satu persatu.
SIKLON DAN ANTISIKLON
Angin Siklon
Siklon adalah angin yang masuk ke daerah pusat tekanan rendah (daerah depresi) yang dikelilingi oleh wilayah-wilayah pusat tekanan tinggi kemudian berputar mengelilingi garis-garis isobar. Arah putaran siklon di Belahan Bumi Utara berbeda dengan di Belahan Bumi Selatan.
Gerakan siklon di Belahan Bumi Utara berlawanan dengan arah putaran jarum jam, sedangkan di Belahan Bumi Selatan searah dengan jarum jam.
Siklon bergerak dengan kecepatan tinggi, sehingga dapat menghancurkan wilayah-wilayah yang dilaluinya. Sebagai contoh pada 1991, siklon tropik yang menerpa pantai Bangladesh bergerak dengan kecepatan sekitar 235 km/jam sehingga menimbulkan badai dan gelombang pasang dengan ketinggian mencapai 6 meter. Penduduk yang meninggal dunia akibat bencana tersebut mencapai 125.000 orang.
Angin Antisiklon
antisiklon, yaitu angin yang bergerak keluar dari daerah pusat tekanan tinggi berputar mengelilingi garisgaris isobar menuju daerah-daerah tekanan rendahdi sekitarnya. Di Belahan Bumi Utara, gerakan antisiklon searah dengan putaran jarum jam, sedangkan di Belahan Bumi Selatan berlawanan dengan arah jarum jam. Berbeda dengan siklon, massa udara antisiklon memiliki kecepatan gerak tidak terlalu tinggi.

Terjadinya perubahan frontSecara umum, siklon dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut:
a) Siklon Tropik
adalah siklon yang terjadi di wilayah-wilayah antara lintang 10 °LU–10 °LS.
Sebagian besar siklon tropik terjadi pada akhir musim panas menjelang musim gugur. Beberapa contoh fenomena siklon tropik, antara lain Hurricane (Samudera Atlantik dan Pasifik Timur), Cathrine (Amerika Serikat), Typhoon (Samudera Atlantik Barat sekitar Kepulauan Jepang), Bagieros (pantai Filipina), Willy-Willies (pantai Australia), dan Lena (Samudra Hindia).
Baca Juga :
Bagaimana pengaruh iklim terhadap kehidupan
Alasan Letak Lintang Menjadi Penentu Iklim Dan Cuaca
b) Siklon Ekstra Tropik
adalah siklon yang terjadi di daerah iklim sedang antara lintang 35°–65°, baik lintang utara maupun selatan. Badai ini terjadi akibat pertemuan massa udara panas yang datang dari wilayah subtropik dengan massa udara dingin yang datang dari daerah kutub. Pertemuan kedua massa udara tersebut dinamakan bidang front.
c) Tornado
adalah siklon lokal di Amerika Serikat dengan putaran angin yang relatif kecil tapi memiliki kecepatan gerak yang sangat tinggi sehingga sering kali
menghancurkan daerah-daerah yang dilaluinya.
Perbedaan Siklon dan Antisiklon
| SIKLON | ANTISIKLON |
| Pusat tekanan udara rendah semi permanen, simbol LTerbentuk di suatu wilayah yang sedang berlangsung musim summer Pola angin konvergen (massa udara naik)Cuaca berkabut, Terbentuk awan-awan berpotensi sebagai hujan | Pusat tekanan udara tinggi semi permanen, simbol HTerbentuk di suatu wilayah yang sedang berlangsung musim winter. Pola angin divergen (massa udara turun). Cuaca cerah, sulit terbentuk awan sehingga jarang hujan |
| Akibat gaya coriolis badai tropis dengan angin 60 km/jam, siklon trpois > 120 km/jam (Hurricane, Typhoon), dilaut kecepatan angin > 250 km/jam. Contoh di Banglades Nop 1970, sebanyak 20.000 penduduk tewas diterjang siklon tropis. | Bila terjadi polusi udara akan terperangkap di dekat permukaan contoh kejadian di Kota London Desember 1952, sebanyak 5.000 penduduk tewas karena polutan. |
| Pusat siklon tetap:-di equator 0o: ITCZ – di 66.5oLU/LS | Pusat antisiklon tetap: -23.5oLU/LS di darat pada wilayah gurun dan di laut pada lintang kuda – 90oKU/KS dingin dan kering |
Sekian Perbedaan siklon dan antisiklon semoga bermanfaat dan barokah, jangan lupa main ke youtube kami di channel geovolcan terima kasih.




