Klasifikasi Iklim Matahari

Hai sahabat geografi kali ini kita akan belajar tentang klasifikasi iklim matahari, apa sih iklim itu ? dan kenapa harus perlu diklasifikasikan? Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu satu tahun yang penyelidikannya dilakukan dalam waktu yang lama (minimal 30 tahun) dan memiliki wilayah yang luas.

Misalnya Indonesia memiliki iklim tropis. Ragam iklim pada berbagai tempat di muka bumi ditentukan oleh beberapa gabungan proses atmosfer yang berbeda. Agar diperoleh penjelasan dan pemetaan daerah iklim, maka perlu mengidentifikasikan dan menglasifikasikan jenis iklim.

Iklim Matahari

klasifikasi iklim matahari adalah iklim yang pembagiannya berdasarkan banyaknya sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi. Intensitas panas yang diterima oleh suatu tempat dipengaruhi oleh letak lintangnya sehingga iklim ini disebut dengan “iklim garis lintang”. Adapun pembagian daerah iklim matahari adalah sebagai berikut:

1) Iklim Tropis (0-23,50 LU dan 0-23,50LS).

  1. Matahari selalu vertikal sehingga suhu udara rata-rata tinggi (200 C- 300C)
  2. Tekanan udaranya lebih rendah dan berubah secara perlahan dan beraturan.
  3. Kejadian hujan lebih banyak daripada banyak wilayah lainnya.

Baca juga : Perbedaan Cuaca dan Iklim

2) Iklim Subtropis (23,5– 40o LU dan 23,5o– 40oLS).

  1. Daerah peralihan antar iklim tropis dan iklim sedang.
  2. Terdapat empat musim, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin.
  3. Pada musim panas, suhu tidak terlalu panas dan pada musim dingin, suhu juga tidak terlalu dingin.
  4. Jika hujannya jatuh pada musim dingin disebut iklim Mediterania. Jika hujannya jatuh pada saat musim panas, disebut iklimTiongkok.
  5. Wilayah yang memiliki iklim subtropis antara lain meliputi sebagian besar Eropa (kecuali Skandinavia), kawasan Asia Tengah, Asia Timur dan Asia Barat sebelah utara, Amerika Serikat, selatan Amerika Selatan, Afrika Utara, selatan Afrika dan Australia.

3) Iklim Sedang (400 – 66, 50 LU dan 400 – 66, 50LS).

  1. Tekanan udara sering berubah-ubah.
  2. Arah angin yang bertiup berubah-ubah tidak menentu. Kadang menimbulkan badai yang tiba-tiba.

4) Iklim Dingin (66, 50 – 900LU dan 66, 50 – 900LS).

  • Terdapat iklim tundra, yaitu musim dingin yang berlangsung lama, sedangkan musim berlangsung singkat, udaranya kering. Pada musim dingin, tanah selalu membeku karena tertutup oleh lapisan es dan salju sepanjang tahun. Di musim panas, terdapat banyak rawa akibat es yang mencair di permukaann tanah. Terdapat lumut-lumutan dan semak-semak. Wilayahnya meliputi Amerika Utara, pulau-pulau di utara Kanada, pantai selatan Greendland, dan Serbia bagian utara.
  • Terdapat iklim es, yaitu terdapat salju abadi akibat suhu yang terus-menerus rendah. Wilayahnya meliputi Kutub Utara, yaitu Greenland dan Antartika di Kutub Selatan.
iklim matahari

sekian ringkasan materi tentang klasifikasi iklim matahari semoga bermanfaat.

Lihat juga : Melihat Keindahan Gerhana Matahari Total di Ternate

Baca Juga :